background img

WHIZ PRIME ANDALKAN KEKUATAN LOKAL

6 months ago written by
17 FEB 2017 - 2 whizz prime

Balikpapan – Whiz Prime Hotel yang terletak di kawasan Balikpapan Permai, jalan Jenderal Sudirman No. 321 tetap mantap dengan komitmennya untuk mengangkat keunggulan komparatif yang dimiliki Balikpapan di tengah ketatnya persaingan. Menapak sukses hotel bintang tiga ini mampu meraih 70 persen tingkat hunian sepanjang dua tahun beroperasi di Kota Minyak. Whiz sembilan lantai ini diresmikan 12 Februari 2015.

Hotel Manager Whiz Prime Fahmi Ardiyansyah membenarkan bila okupansi hotel yang dikelolanya sudah mencapai 68 hingga 70 persen. Dia meyakini, hotel di bawah naungan Intiwhiz Hospitality Management ini mampu bergerak maju salah satunya lantaran mengangkat pariwisata lokal dan menjunjung unsur budaya Nusantara dalam pelayanannya.  “Ini menjadi keunggulan kita. Seperti dalam acara ini kami menyediakan ornamen Dayak untuk foto, dan khusus hidangan tamu kami sajikan kudapan khas Balikpapan, seperti soto Banjar, pisang gapit, lalu amplang sebagai cemilan. Breakfast kita sehari-hari juga menunya khas daerah, bukan yang European,” ujarnya pada KPFM di sela perayaan ulang tahun ke-2 Whiz Prime di Manggar Restaurant, Kamis (16/2).

Meskipun mengandalkan kekuatan lokal, untuk menunjang strategi pemasaran Whiz Prime tetap memanfaatkan promosi berbasis online. Menggunakan Travelmate yang menjadi salah satu bagian dalam Whiz Mate, sebuah aplikasi dalam smartphone. “Jadi kalau kita ke Travelmate lewat Whiz Prime Balikpapan, customer akan menemukan tempat-tempat wisata apa saja yang bisa dikunjungi di Balikpapan. Tadi kita juga bilang ke Bu Oemy Disporapar mohon diupdate tempat-tempat wisatanya yang terbaru, seperti Kampung Warna Warni. Dan kampung atas air baru kita update bulan lalu,” ujar Fahmi.

Yang paling terpenting dan menjadi kunci utama pemasaran adalah prizing strategy and customer satisfaction. Menurut Fahmi, yang membuat hotel survive adalah harga terjangkau, dan pelayanan prima. Tidak harus menciptakan sesuatu yang mewah, tetapi kebutuhan dasar customer yang menginap di suatu hotel bisa terpenuhi. “Kami menyadari banyak properti yang lebih mewah, tapi feeling homey menjadi prioritas kita, bagaimana membuat konsumen merasa nyaman disambut. Makanya kita juga mengutamakan kebudayaan lokal,” tukas Fahmi.

Whiz Prime menjadi pilihan di antara belasan hotel berbintang di Balikpapan dengan melengkapi diri fasilitas 166 kamar yang terdiri dari 3 tipe, yakni 15 kamar Whiz Single dengan ukuran 14 m2, 137 kamar Standard berukuran 16m2 dengan 2 tempat tidur  dan 14 kamar Deluxe berukuran 18 mdengan 1 tempat tidur. Setiap kamar dilengkapi tempat tidur dengan standar Intiwhiz yang mengutamakan kesehatan punggung, mesin pendingin ruangan, televisi dengan saluran nasional dan internasional, kamar mandi dengan kebutuhan standart, perangkat penyaji teh dan kopi, saluran internet gratis serta tempat penyimpanan barang. (RARA/KPFM)

Article Categories:
Lifestyle

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title