background img

WASPADAI PENCURI DAN PEMERKOSA

1 week ago written by
PicsArt_02-10-11.56.30

BALIKPAPAN – Kaum hawa di Balikpapan harus meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, para perempuan bisa menjadi objek kejahatan pencurian sekaligus pemerkosaan.

Seperti yang menimpa salah seorang pengendara perempuan, sekira 14.00 Wita, Selasa (6/2) lalu. Pedagang online shop itu menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas), sekaligus korban pemerkosaan.

Dari informasi yang diterima KPFM, kejadian tersebut bermula saat warga jalan Soekarno Hatta Km11, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara itu berkendara sendirian dari arah simpang Simpang Gunung Guntur menuju kawasan Kelurahan Sumber Rejo.

Saat di depan SPBU PT Pertamina Gunung Guntur, kawasan jalan Mayjen DI Panjaitan, dirinya diikuti.

Merasa panik, korban kemudian melintas di jalan Sumber Rejo I. Tujuannya untuk menghindari pelaku. Namun, nahas bagi perempuan yang belum bisa disebutkan identitasnya itu. Baru kurang lebih 20 meter melintas di jalan tersebut, dia dipepet oleh dua orang lelaki tak dikenal yang saat itu berboncengan.

Seketika, sepeda motor yang dikendarai korban diambil alih oleh dua orang tersebut. Lelaki satu membawa motor, sementara lelaki satunya duduk dibelakang korban sambil menodongkan pisau. Posisi korban duduk di tengah keduanya. Saat itu kondisi jalan sepi.

Dua lelaki tak dikenal itu lalu membawa perempuan tersebut ke sebuah rumah kosong, kawasan jalan Kesatuan (tembusan Gunung Guntur-Gunung Kawi). Di situ, tas berisi dompet dan Hand Phone (HP) diambil. Tak hanya diambil barangnya, perempuan tersebut juga dipaksa memuaskan nafsu bejat kedua tersangka itu alias diperkosa. Korban pun kemudian hanya ditinggalkan begitu saja setelah diperlakukan tak manusiawi.

Kasus bejat ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Balikpapan AKP Ruslaeni msaat dikonfirmasi KPFM. “Iya betul infonya. Ini anggota sama korban lagi ke TKP (Tempat Kejadian Perkara). Nanti perekmbangan diinfokan. Laporan kasusnya baru masuk tadi,” ujarnya, Sabtu (10/2) malam.

Saat ini, kondisi korban trauma berat. Sementara itu, lanjut Ruslaeni, kedua tersangka yang meresahkan itu masih dalam pengejaran kepolisian. “Masih pengejaran,” katanya singkat.

Atas hal ini, Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta mengimbau kepada masyarakat untuk terus berhati-hati dan terus meningkatkan kewaspadaan.

“Apalagi saat melewati tempat sepi dan rawan. Kalau bisa jangan sendiri, tunggu ramai. Atau boleh minta kawal polisi terdekat, dengan senang hati kami akan membantu,” kata Wiwin saat dikonformasi melalui pesan WA. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title