background img

TUNTUTAN NASABAH TAK MASUK AKAL

6 days ago written by
15 FEB 2017 - 6 demo BRI

Balikpapan – Bank BRI Syariah cabang Balikpapan tetap konsisten dan korporatif melayani komplain nasabahnya. Begitu pun yang terjadi pada saat bank plat merah ini didemo salah seorang nasabahnya, Senin lalu (13/2).

Sebagaimana diketahui, pihak BRI Syariah di Markoni jalan Jenderal Sudirman No.5 ini didatangi sekira 20an warga Kelurahan Manggar. Mereka berdemo menuntut agar pihak bank mengembalikan surat IMB (Izin Mendirikan Bangunan) yang asli milik Herman Bonanza.

Dokumen yang menjadi anggunan tersebut dikabarkan telah hilang di tangan bank tahun 2010. Sedangkan kewajiban debitur telah selesai 2014. Kasus pun bergulir sampai ke meja Pengadilan Negeri Balikpapan. Herman merasa dirugikan. Pasalnya, rumahnya yang berada di pinggir pantai tersebut kehilangan kesempatan untuk dijual senilai Rp10 miliar lantaran terganjal tak adanya IMB asli.

Bagian Legalitas BRI Syariah Pusat menyebut pihaknya sudah menjalankan proses sesuai dengan isi putusan Pengadilan. Hanya saja nasabah bersikukuh dengan pendapatnya. “Kita sudah lakukan prosesnya sesuai dengan putusan Pengadilan, bahkan sudah ada surat dari Dinas Tata Kota. Tapi nasabah tetap minta IMB yang asli. Dari dulu sebelum proses sidang pun kita sudah upayakan penggantian IMB. Tapi nasabah tetap bersikukuh dengan versinya, yakni kembalikan IMB yang asli,” ujar Jajang saat dikonfirmasi KPFM, Selasa (14/2). Menurut Jajang, tututan dari nasabah ini sangat tidak masuk akal. “Dia minta konpensasinya Rp 4 miliar. Kalau berdasarkan keputusan Pengadilan itu, pihak kita mengganti IMB-nya bukan membayar konpensasi,” ungkapnya.

Pada intinya, lanjut Jajang, pihak bank sudah berupaya menguruskan dan sudah melakukan. Ada buktinya berupa legalisasi dan surat keterangan. “Sudah kita sampaikan ke nasabah. Prinsipnya BRI Syariah akan tetap berusaha untuk menggantikan selama itu sesuai dengan putusan. Kami minta juga nasabah untuk bersama-sama ke Dinas Tata Kota agar semua urusannya lancar,” harapnya. (FREDY/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title