background img

TAKUT SWEEPING, ANGKUTAN ONLINE ENGGAN OPERASI

6 days ago written by
PicsArt_10-11-12.57.38

Balikpapan – Sebagian driver angkutan berbasis online, baik roda dua maupun roda empat enggan beroperasi, menyusul demo anti angkutan online di depan gedung DPRD Balikpapan, Rabu (11/10). Mereka mengkhawatirkan ancaman benturan yang terjadi di lapangan antara sopir angkutan konvensional dan angkutan berbasis online.

Pasalnya, dari beberapa informasi yang beredar, pada beberapa titik terjadi aksi sweeping Go Jek dengan pemecahan helm oleh oknum yang diduga berasal dari pihak angkutan umum.

“Di grup kami, teman-teman bilang kalau banyak yang helmnya dipecahin di daerah Balikpapan Permai, ada juga yang di Dam jalan MT. Haryono. Saya ini saja tidak berani memakai jaket dan helm Go Jek karena takut. Tapi saya harus tetap beroperasi karena tidak ada pekerjaan lain selain ngojek,” ujar salah satu driver Go Jek yang tidak ingin disebutkan namanya.

Kabag Operasional Polres Balikpapan Kompol Supriyanto mengatakan, sampai saat ini tidak ada laporan dari pihaknya tentang adanya sweeping angkutan online, termasuk perusakan helm. “Kami sudah plottingkan anggota, baik yang terbuka maupun tertutup. Kami pastikan tidak ada sweeping yang dilaporkan oleh mereka,” tegasnya saat diwawancarai KPFM di sela aksi damai di jalan Sudirman.

Kompol Supriyanto melanjutkan, demo menolak angkutan berbasis online hingga sejauh ini berjalan aman dan terkendali. Sementara, 12 orang perwakilan dari Organda sudah diterima Dewan dan Pemkot yang diwakili oleh Kepala Dinas Perhubungan. Diperkirakan jumlah massa sekitar 700 hingga 800 orang.

“Kami juga menurunkan 2 bus dari Pemkot, 2 truk Polres dan 1 bus dari Polres untuk masyarakat yang terlantar karena angkutan umum melaksanakan demo di dewan,” tambahnya.

Dilaporkan, pihak kepolisian telah menurunkan anggota sebanyak 440 pasukan, 345 pasukan dari Polres Balikpapan dan 105 dari Polda Kaltim yang tersebar di 6 titik, terminal Balikpapan Permai, terminal Batu Ampar, terminal Kampung Baru, wilayah timur, dan jalanan depan kantor Walikota Balikpapan. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title