background img

TAK BOLEH KAMPANYE DI RUMAH IBADAH

3 bulan ago written by
17-NOV-2016-3

BALIKPAPAN KPFM – Ketua Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kota Balikpapan Noor Thoha menegaskan setiap tim sukses maupun pasangan calon (paslon) Pilgub Kaltim tak boleh melakukan kegiatan kampanye maupun ajakan untuk memilih salah satu paslon di rumah ibadah atau tempat ibadah.

Ini disampaikan menyusul akan datangnya bulan Ramadan, pertengahan Mei 2018 nanti. Dikhawatirkan, momentum tersebut digunakan oleh tim sukses maupun paslon untuk mendulang suara pada hari pencoblosan nanti.

“Peraturan KPU nomor 4 tahun 2017 dan UU nomor 10 tahun 2016 jelas melarang. Bahwa kampanye di tempat-tempat ibadah, tempat pendidikan, tempat fasilitas pemerintah itu dilarang. Ini kan mendekati bulan Ramadan, tentu kan nanti ada kultum dan lain-lain. Ini menjadi titik rawan manakala tim sukses dan paslon memanfaatkan ini. Inilah yang menjadi domain pengawasan Panwas. Jangan sampai dijadikan ajang untuk mendulang suara,” jelas Noor Thoha kepada KPFM di Kantor Wali Kota Balikpapan, Jumat (9/3).

Namun demikian, lanjut Noor Thoha, tak seperti kampanye di rumah ibadah, tak ada pelarangan terhadap ajakan untuk menggunakan hak suara pada Pilgub nanti.

“Kalau ajakan menggunakan hak pilih itu boleh. Bahkan nanti saya juga ada kultum, dan ajakan ini saya sampaikan,” ujar Noor Thoha.

Untuk diketahui, Pilgub Kaltim akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 mendatang. Di tengah tahapan menuju hari pencoblosan tersebut, masyarakat akan melewati bulan Ramadan pada Mei 2018 nanti. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Title