background img

SURAT PAKSA PAJAK TAK ADA BATASAN

2 weeks ago written by
IMG-20170810-WA0001-01

Balikpapan – Sebagai Wajib Pajak (WP) yang sudah mendapatkan Surat Ketetapan Pajak, diimbau sebaiknya segera melakukan pembayaran dan melaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak. Hal ini salah satunya untuk menghindari terjadinya pembengkakan beban biaya pajak.

“Semakin kita menunda melakukan pembayaran, maka akan semakin banyak pembayaran yang harus kita setorkan,” kata Kepala Seksi Informasi Data Laporan dan Pengaduan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltim Kaltara Hani Rahmat saat Bincang Pajak pada program KK Jessica KPFM 95.4 Mhz Balikpapan, Kamis (10/8).

Dikatakan, bila ada penundaan pembayaran setelah Surat Ketetapan Pajak diterbitkan, maka akan diterbitkan surat teguran kepada Wajib Pajak. “Bila tidak juga diindahkan, akan terbit surat peringatan terakhir Surat Paksa ke rumah penunggak pajak. Bila surat itu diabaikan juga, maka akan datang Juru Sita yang siap menyita atau mengambil barang jaminan yang jika ditaksir, barang tadi setara dengan tunggakan yang belum dibayarkan,” jelas Hani Rahmat didampingi Bimbingan Penagihan DJP Kaltim-Kaltimra Herman.

Apakah ada nilai minimal tunggakan pajak dari terbitnya Surat Paksa tersebut? “Tidak ada nominal batasan. Nominal kecil sekalipun, bila sudah terbit Surat Ketetapan Pajak, maka wajib dibayarkan,” tandasnya.
Namun, menurutnya, Juru Sita tidak asal menyita barang. Mereka tidak bisa menyita barang-barang seperti kebutuhan bahan pokok. “Seperti kursi roda yang digunakan Wajib Pajak yang sedang sakit, itu tidak bisa. Karena kursi roda sebagai pendukung aktifitas,” jelasnya.

Bila banyak pertanyaan yang belum terjelaskan, atau butuh bantuan petugas pajak, bisa datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama atau hubungi Kring Pajak di 1500 200. (JESSICA/KPFM)

Article Categories:
Talkshow

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title