background img

SOAL METERAN PDAM, PECAT BILA TERBUKTI

9 months ago written by
16 MAR 2017 - THOHARI AZIZ

Balikpapan – Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Thohari Aziz angkat bicara terkait adanya dugaan kasus pencurian meteran PDAM yang melibatkan orang dalam (internal PDAM). Menurutnya, jika terbukti, maka oknum yang bersangkutan harus diberikan sanksi tegas berupa pemecatan oleh pihak PDAM dan diproses secara hukum oleh pihak Kepolisian.

Imbauan itu disampaikan saat dikonfirmasi KPFM, Kamis (16/3). “Kalau terbukti demikian, harus dipecat,” ucapnya singkat dengan nada tegas. Walaupun sebenarnya Thohari tak yakin jika ada keterlibatan orang dalam PDAM pada kasus yang sempat meresahkan itu. “Saya enggak yakin kalau ada orang dalam terlibat,” ucapnya.

Meski demikian, Thohari senada dengan Dirut PDAM Tirta Manggar Haidir Effendi yang menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak berwajib. Begitu pula terkait dugaan keterlibatan orang dalam, ia pun menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian untuk segera mengusut. “Kalau memang ada dugaan, silahkan diusut. Dan memang harus dilakukan penyelidikan terhadap dugaan tersebut, untuk menghindari kecurigaan dan menghilangkan keresahan di masyarakat,” imbuhnya.

Hingga saat ini, korban pencurian meteran air PDAM ini berjumlah sekitar 200 pelanggan, dan belum ada yang yang terungkap. Namun pihak Polres Balikpapan belum lama menyebut telah mengantongi ciri-ciri pelakunya dari rekaman CCTV (closed circuit television). Seperti ramai dimediakan, laporan kasus pencurian meteran ini pertama kali diterima pada tanggal 3 Desember 2016. Laporan tersebut berasal dari jalan Sepinggan Prona, Balikpapan Selatan. “Ada dugaan melibatkan orang dalam,” ujar Paur Subbag Humas Polres Balikpapan Iptu Suharto tempo hari. Dari rentetan kasus yang ada, beberapa pencurian tersebut terjadi di saat jadwal penyetopan bergilir distribusi air. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title