background img

SERIBU PEREMPUAN BERKEBAYA SERBU XXI E-WALK

4 months ago written by
20 APRIL 2017 - 3 KARTINI RIZAL EFF

Balikpapan – Seribu lebih perempuan berkebaya modern terlihat memenuhi e-Walk Fun Simplicity pada Rabu (19/4) pagi sekitar pukul 10.00 Wita. Kehadiran mereka di mall yang berada di kawasan Balikpapan SuperBlock jalan Jenderal Sudirman ini bukan untuk mengikuti lomba kebaya di atas catwalk, melainkan untuk menonton Gala Premiere film Kartini yang serentak diputar di seluruh bioskop di Indonesia.

Acara nonton bareng (nobar) film Kartini bersama muspida dan seluruh organisasi perempuan di Balikpapan ini digawangi oleh Komunitas Penggerak Pecinta Film Indonesia (KPPFI). Koordinator KPPFI Mega Fariyana saat diwawancarai KPFM seusai nobar mengatakan, sengaja menggelar gala premiere film Kartini, karena mendekati Hari Kartini. Selain undangan khusus muspida termasuk Walikota Balikpapan Rizal Effendi, tiket yang dibanderol dengan harga normal ini ternyata sangat disambut antusias oleh organisasi-organisasi yang didominasi para perempuan Balikpapan. “Ada sekitar 1004 penonton memenuhi 5 studio yang ada di XXI e-Walk untuk menonton film Kartini ini,” ujarnya.

Film Kartini yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan pemeran utama Dian Sastrowardoyo ini, lanjut Mega, ternyata tidak hanya bercerita tentang bagaimana kerja keras Kartini memperjuangkan pendidikan untuk kaum perempuan dan rakyat miskin seperti cerita yang beredar, tetapi juga emansipasi perempuan yang lebih dari sekadar memperjuangkan pendidikan. “Jujur, ceritanya di luar ekspektasi kita yang mungkin begitu-begitu saja. Ternyata setelah menonton film itu, kami semakin yakin emansipasi wanita yang dilakukan Kartini itu bernilai lebih, dan menjadikan kita sebagai wanita saat ini sangat diuntungkan,” tambah Mega.

Rizal Effendi yang tak melewatkan film Kartini dari awal sampai selesai juga berpendapat, akting artisnya dan filmnya sangat bagus untuk menjadi cerita bersejarah bagaimana perjuangan Kartini untuk emansipasi perempuan. Menurutnya, sejauh ini para perempuan sudah banyak yang berhasil mendapatkan emansipasi baik dalam ranah sosial maupun politik, meski masih ada beberapa yang masih tertindas karena tingkat pendidikan yang lemah. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title