background img

SEJAK LAHIR SUDAH BAYAR PAJAK

2 months ago written by
logom kp PNG

Balikpapan – Sejak lahir tanpa disadari sebenarnya kita sudah membayar pajak. Kok bisa? Menurut penjelasan Pelaksana Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimra Agus Sugianto, dari barang-barang yang dipergunakan dan dikonsumsi, sebenarnya kita sebagai konsumen akhir sudah membayar Pajak Pertambahan Nilai atau sering di sebut PPN.

“Tetapi kita tidak melaporkan PPN ini, karena sebenarnya sudah dilaporkan oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) atau supermarket dimana tempat kita membeli barang tersebut,” ujar Agus saat Bincang Pajak pada program KK Jessica KPFM 95.4 Mhz Balikpapan, Kamis (12/10). Agus didampingi Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen Rumisih.

Menurut Rumisih, ada beberapa barang tidak kena pajak seperti hasil bumi dan perkebunan, uang atau logam mulia. Dalam perpajakan, dikenal dengan sebutan negatif list. Bila tidak termasuk di dalamnya, maka bisa dipastikan terkena pajak.

“Contoh negatif list dalam jasa kena pajak adalah jasa kesehatan medis, jasa sosial, jasa keagamaan dan iklan layanan masyarakat bila dalam jasa penyiaran,” ujarnya.

Rumisih juga mengimbau agar pemilik usaha yang belum mendapatkan pengukuhan menjadi PKP untuk menyegerakan. “Tidak harus datang ke KPP Pratama. Melalui online pun bisa mendaftarkan menjadi PKP. Keuntungan saat menjadi PKP adalah pelaporannya bisa dikreditkan, dan bisa menjadi rekanan pemerintah. Tetapi, tetap ada kewajiban yang menyertai saat menjadi PKP, yaitu menyetorkan dan melaporkan PPN,” tambah Rumisih. (JESSICA/KPFM)

Article Categories:
News · Talkshow

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title