background img

SAMBOJA DIUSULKAN RING SATU IBUKOTA

3 bulan ago written by
KALTIM SANGAT MENDUKUNG JADI IBUKOTA NEGARA (3)

Foto: Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke daerah Bukit Suharto di jalan tol Balikpapan-Samarinda Kilometer 35 +800, Selasa (7/5) lalu.

KPFM BALIKPAPAN – Pemprov Kaltim siap jika wilayahnya dijadikan sebagai ibukota negara yang baru. Kurang lebih seratusan ribu hektare lahan diusulkan untuk pembangunan dan pengembangan ibukota nantinya.

Yakni mencakup wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar).

“Di bagian timur dari Bukit Suharto yakni arah ke laut, ada 61.300 hektare lahan yang bisa dikembangkan. Di bagian barat dari Bukit Suharto, ada 68.300 hektare lahan, itu mencakup wilayah PPU dan Kukar,” kata Kepala Bappeda Kaltim Zairin Zain saat dikonfirmasi KPFM, Senin (20/5).

Sementara di bagian timur dari Bukit Suharto, seluruhnya mencakup wilayah Kukar.

Oleh Pemprov Kaltim, wilayah timur tersebut diusulkan menjadi ring satu ibukota. Tempat gedung Istana Kepresidenan berdiri.

“Ring satunya wilayah timur nanti. Daerah Samboja, Amborawang Darat, Muara Jawa dan sekitarnya juga. Itu masuk usulan ring satu. Ring duanya bagian barat,” bebernya.

Untuk awal, kata Zairin, pemerintah membutuhkan luas lahan sebanyak 10.000 hektare jika nantinya ibukota jadi dipindahkan ke Kaltim.

“Persiapan awal 10.000 hektare. Itu perkiraan oleh pusat (pemerintah pusat). Belum tahu yang mana lokasinya,” lanjutnya.

Disinggung soal koordinasi antara pemprov dan pemerintah kabupaten terkait, Zairin mengatakan pihaknya sejauh ini masih menunggu penetapan dari pemerintah pusat.

“Kalau sudah ditetapkan, baru nanti koordinasi. Terkait lokasi pasti lahan, itu nanti dibahas kalau sudah ditetapkan. Nanti kita koordinasi melihat lahan-lahan mana yang diminta oleh pusat,” katanya.

Jika pemindahan ibukota terealisasi dan wilayah yang ditunjuk berada di daerah Kaltim, maka hal ini dipercaya dapat membawa kebaikan bagi Bumi Mulawarman (julukan Kaltim). Khususnya dari segi pertumbuhan ekonomi.

“Kita siap jika dipindah ke Kaltim. Karena banyak keuntungan bagi Kaltim. Jelas Kaltim akan maju nantinya. Ekonomi akan tumbuh. Kemudian dengan posisi sebagai ibukota, tentu memberikan perkembangan infrastruktur bertambah,” terangnya.

Seperti diketahui, penentuan daerah ibukota baru dalam rencana pemindahan ibukota mengerucut menjadi dua provinsi. Kaltim dan Kalteng (Kalimantan Tengah).

Kedua provinsi juga telah menjadi sasaran kunjungan Presiden Jokowi, Selasa (7/5) lalu, terkait rencana pemindahan ibukota tersebut. Ariyansah/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *