background img

RSPB ADAKAN PERIKSA MATA GRATIS

2 months ago written by
IMG-20171010-WA0000

Balikpapan – Memperingati Hari Mata Sedunia (World Sight Day) yang jatuh pada 12 Oktober 2017, Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) akan mengadakan pemeriksaan mata gratis untuk semua masyarakat di Klinik Mata RSPB, Sabtu (14/10).

Humas RSPB Liza Permatasari mengatakan, untuk tahun ini penyelenggaraan cek mata gratis akan dilakukan pada hari Sabtu.

“Sebenarnya Hari Mata Sedunia jatuh di hari Kamis 12 Oktober, tetapi kami bikin acaranya Sabtu 14 Oktober supaya waktunya tidak berbenturan dengan pasien lain,” ujarnya saat diwawancarai KPFM, Selasa (10/10).

Dikatakannya, pendaftaran pemeriksaan gratis yang berlaku untuk semua usia dan semua kalangan ini akan dilaksanakan pada hari H di Klinik Mata RSPB pada pukul 08.00 hingga 12.00 Wita. Tidak ada batasan jumlah peserta.

“Tidak ada syarat khusus bagi masyarakat yang ingin memeriksakan mata, hanya dianjurkan membawa kartu identitas serta kartu BPJS Kesehatan untuk keperluan data administrasi. Semua orang silahkan datang tidak ada syarat apapun, tidak ada pembayaran apapun. Ini murni dari RSPB untuk meningkatkan kesehatan mata di Balikpapan,” tegas Liza.

Pemeriksaan mata yang akan dilakukan ini untuk mengetahui apakah penglihatannya minus, plus, atau silinder. Selain itu, ada juga pemeriksaan mata skrining untuk melihat ada tidaknya katarak atau selaput pada mata yang nanti akan diperiksa langsung oleh dokter spesialis.

“Akan ada dua dokter dan tiga perawat yang menangani peserta pemeriksaan gratis ini. Jika ada yang harus melakukan pemeriksaan lanjutan, kami akan menyarankan peserta untuk kembali ke RSPB setelah mendapat rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama terdekat,” paparnya.

Selain pemeriksaan, dokter juga akan mengedukasi masyarakat untuk tidak menyepelekan keluhan pada mata dan selalu menjaga kesehatan mata, salah satunya dengan medical check up minimal satu kali dalam setahun.

Di Balikpapan sendiri, Liza menyebutkan hampir 100 orang per bulan yang positif menderita penyakit katarak. Berdasarkan pengamatannya, tahun 2017 penderita katarak meningkat dibandingkan 2016. Karena di tahun ini RSPB cukup banyak membantu skrining melalui Puskesmas. Peningkatan jumlah penderita katarak ini, selain faktor lingkungan dan usia, juga penyakit diabetes yang dampaknya juga berpengaruh ke mata.

“Jadi, kalau jumlah penderita diabetes itu meningkat, secara otomatis penderita katarak juga akan meningkat. Harapan saya, untuk masyarakat Balikpapan bisa lebih memperhatikan kesehatan khususnya memperhatikan kesehatan mata,” ujar Liza. (RARA/KPFM)

Article Categories:
Events · News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title