background img

REVITALISASI TINGKATKAN DAYA SAING ANGKUTAN PERKOTAAN

1 week ago written by
REVITALISASI TINGKATKAN DAYA SAING ANGKUTAN PERKOTAAN

KPFM BALIKPAPAN – Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat BPTD Wilayah 17 Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) sukses melaksanakan bimbingan teknis revitalisasi angkutan umum perkotaan yang dilaksanakan, sejak 11 hingga 13 April di Balroom Hotel Grand Jatra Balikpapan.

Kasubid Angkutan Orang Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Syafrin Liputon mengatakan, konsep revitalisasi angkutan perkotaan ini adalah sebagai perwujudan strategis pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan untuk menata angkutan perkotaan yang lebih baik.

“Angkutan itu sedikit demi sedikit mati suri. Saat ini kita diserbu dengan sepeda motor. Sepeda diberikan karpet merah, sedangkan kecelakaan juga didominasi oleh pengguna sepeda motor. Bahkan di usia produktif. Itu sangat disayangkan,” kata Syafrin, Jumat (13/4) pagi.

Dikatakannya, dalam hal ini pihaknya akan mengubah pola sebelumnya yang registrarnya berupa pembagian. Dan tahun 2019 mendatang akan diubah dengan pemberian bantuan langsung berupa publik servis obligasi.

“Jadi, dengan konsep ini pemerintah akan dijadikan operator daerah, dan angkutan menjadi operator yang statusnya akan kita tingkatkan menjadi operator pengelolaan transportasi modern. Dengan pola ini kita harapkan daya saing angkutan perkotaan di daerah itu menjadi meningkat,” ungkapnya.

Sistemnya, lanjut dia, dengan publik servis obligasi terhadap transportasi minibus yang sudah dibentuk badan usaha. Badan usaha ini nanti yang akan menjadi channeling penerima dana dan kemudian akan berkontrak dengan operator eksisting di masing-masing kota.

“Contohnya, kalau di Balikpapan ini ada PT Kangoroo. Nah ini yang akan kita berdayakan. Mereka harus revitalisasi angkutannya, armadanya diubah, kemudian kita beli layanan mereka,” jelasnya.

Ia berharap, dengan merevitalisasi angkutan umum ini, diharapkan angkutan umum dapat berperan kembali. Sedikit demi sedikit mengurangi angka kecelakaan. Di samping itu juga untuk penghematan energi.

“Sebagaimana diketahui energi kita semakin hari semakin sedikit. Dengan angkutan umum yang baik, pengguna angkutan pribadi berkurang,” tandasnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title