background img

POLRES MAKSIMALKAN ANTI BANDIT

1 minggu ago written by
PicsArt_05-12-06.25.27

KPFM BALIKPAPAN – Polres Balikpapan terus melakukan upaya dalam menekan jumlah pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di jalanan, di antaranya kasus begal. Jelang bulan Ramadan 2018 ini, kasus curas seperti begal tetap menjadi perhatian khusus pihak kepolisian.

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan patroli di malam hari, dengan memerintahkan tim Anti Bandit serta jajaran seluruh Polsek di Kota Balikpapan untuk menyisir setiap sudut kota.

“Tim Anti Bandit akan dimaksimalkan. Dan juga akan menambah intensitas patroli untuk jajaran Polsek dan Polres,” katanya, Sabtu (12/5).

Tim Anti Bandit merupakan tim yang dibentuk kepolisian untuk memberantas kejahatan di jalanan seperti kasus begal. Tim ini dibentuk Polres Balikpapan sejak Februari 2018 lalu.

Sementara terkait patroli yang disebutkan Wiwin pada bulan Ramadan nanti, akan difokuskan di wilayah yang dianggap rawan terjadi kejahatan begal dan penerangan jalannya kurang. Patroli akan dimaksimalkan pada malam hari hingga subuh alias waktu sahur.

“Tentu di daerah-daerah yang rawan dan penerangannya kurang. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak balap liar, dan lebih banyak melakukan hal-hal positif,” sambungnya.

Seperti diketahui, di bulan Mei 2018 ini, Polres Balikpapan telah merilis dua kasus begal di jalanan Kota Balikpapan. Dimana dari kasus tersebut, satu di antaranya menyasar salah satu wartawati media cetak.

Atas kasus itu, Kapolres Balikpapan menghimbau masyarakat kota agar tetap berhati-hati. Hindari melintas di jalan-jalan yang sepi dan penerangannya kurang alias gelap.

“Masyarakat harus hati-hati. Terutama jangan lewat di tempat-tempat sepi, jangan jalan sendirian. Kalau dekat kantor polisi, bisa minta pengawalan,” imbaunya. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Title