background img

POLDA SITA MIRAS SENILAI 400 JUTA 

7 days ago written by
PicsArt_04-15-10.27.10

KPFM BALIKPAPAN – Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Kaltim kembali mengungkap kasus peredaran minunan keras (miras) di wilayah Kaltim. Sebanyak 200 karung miras tradisional Cap Tikus (CT) berhasil diamankan dari sebuah gudang yang berlokasi di jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat, Sabtu (14/4) malam.

Pengungkapan ini bermula dari pengintaian polisi terhadap adanya informasi peredaran miras dari Kota Manado ke Balikpapan. Setelah dilakukan pengintaian dan ternyata benar di gudang tersebut terdapat miras yang dipasok dari Manado. Anggota Dit Resnarkoba Polda Kaltim pun langsung melakukan penggerebekan.

Alhasil, sebanyak 200 karung miras berhasil diamankan. Miras tradisional tersebut dipasok dari Manado kemudian didistribusikan ke Balikpapan melalui jalur darat dan laut.

“Datang dari Manado hari ini. Kami ungkap sekira pukul 22.00 Wita. Dari Manado dibawa ke Palu melalui jalur darat, lalu dari Palu menyeberang ke Balikpapan dengan kapal,” kata Direktur Resnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Akhmad Shaury di lokasi pengungkapan.

Untuk diketahui, di setiap karung tersebut berisi 40 liter CT. Rencananya, miras-miras itu akan diedarkan di dua provinsi, Kaltim dan Kalsel.

“Jadi jumlah semuanya adalah 8 ribu liter. Tiap karung nilainya Rp2 juta. Jadi kalau 200 karung, nilainya Rp400 juta. Berdasarkan informasi, ini akan diedarkan di wilayah Kaltim dan Kalsel,” beber Akhmad Shaury.

Kini, ratusan karung miras tersebut telah diamankan di Mapolda Kaltim, jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan. Polisi juga mengamankan satu orang berinisial RR (43) dalam pengungkapan ini.

“Semua kami bawa ke Mapolda. Kami amankan satu orang warga, dia yang disuruh mengantarkan miras-miras tersebut ke sini. Yang bersangkutan nanti akan kita periksa di kantor. Yang jelas untuk peredaran miras ini melanggar Perda Balikpapan nomor 16 tahun 2000 dan undang-undang tahun 2009 tentang kesehatan,” ujar Akhmad Shaury. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title