background img

POLDA KALTIM TERJUNKAN POLWAN KE PALU

8 months ago written by
WWW.KAPEFM.COM(1)

KPFM BALIKPAPAN – Polda Kaltim menurunkan puluhan Polisi Wanita (Polwan) dan anggota Bhayangkari ke Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Mereka datang bersama beberapa pejabat utama Polda Kaltim, Kamis (4/10) malam.

Rombongan ini dipimpin Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto. Kedatangan rombongan dengan mayoritas Polwan dan anggota Bhayangkari ini membawa bantuan logistik untuk korban bencana alam di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi.

Pendistribusian bantuan diantar langsung ke posko-posko penampungan korban. Dari pantauan KPFM di lapangan, Jumat (5/10), bantuan logistik berupa sembako yang dibawa dari Kaltim mulai dibagikan. Rombongan mengunjungi beberapa posko pengungsian warga di Kota Palu.

“Kali ini rombongan ada 53 orang. Sebanyak 39 Polwan dan anggota Bhayangkari, ada 9 Polisi laki-laki dan sisanya para pejabat utama Polda Kaltim,” kata Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana sesaat sebelum pendistribusian bantuan.

Adapun posko rombongan Polwan, anggota Bhayangkari bersama pejabat utama Polda Kaltim itu berada di Mapolda Sulteng, jalan Sam Ratulangi, Kota Palu.

Sebelumnya, Polda Kaltim juga telah mengirimkan pasukan Brimob sebanyak 200 orang atau 2 kompi, Senin (1/10) lalu. Di mana mereka berfungsi untuk melakukan pengamanan dan evakuasi.

“Kali ini, prinsipnya membantu Polda Sulteng untuk melakukan kegiatan kemanusiaan. Mendistribusikan bahan-bahan yang diperlukan para pengungsi,” kata Ade, salah satu pejabat utama Polda Kaltim yang ikut dalam rombongan tersebut.

Rencananya, rombongan yang dipimpin Wakapolda Kaltim ini akan berada di Ibukota Sulteng selama satu pekan.

“Dan sampai saat ini, penggalangan dana di Mapolda dan seluruh jajaran tingkat Polres wilayah hukum Polda Kaltim terus dijalankan. Info terakhir sudah mencapai Rp1 miliar. Dan giat kali ini, di luar dari bantuan yang sedang berjalan itu,” terang Ade.

Seperti diberitakan, gempa berkekuatan 7,7 skala richter (SR) mengguncang Sulawesi Tengah. Tiga wilayah paling terdampak yakni Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi.

Di Kota Palu, gempa terjadi disusul dengan tsunami. Akibat peristiwa tersebut, Kota Palu pun porak-poranda. Sebanyak ratusan bangunan runtuh dan seribuan orang meninggal dunia.

Sementara di Kabupaten Sigi, gempa terjadi diikuti dengan pergerakan tanah dan lumpur. Sebanyak ratusan rumah hancur. Ratusan warga diprediksi tertimbun di dalam lumpur tersebut.  (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in D:\_htdoc\kapefm.com\wp-includes\class-wp-comment-query.php on line 405

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *