background img

POLDA KALTIM AMANKAN SERIBU GRAM SABU

2 months ago written by
20 APRIL 2017 - 1 SABU

Balikpapan – Satu persatu gembong narkotika di Kaltim mulai terungkap. Atas komitmennya memberantas peredaran barang terlarang itu, Polda Kaltim pun kembali membekuk tiga kurir yang diduga jaringan salah satu bandar besar narkotika jenis sabu di wilayah Kaltim. Ketiga tersangka berinisial MNA (19), Azh (24) dan DH (35).

MNA dan Azh merupakan warga asal Balikpapan, sedangkan DH warga Kutim (Kutai Timur). Mereka diamankan di Balikpapan, bertepatan dengan momentum operasi Simpatik 2017 yang digelar Polda Kaltim, baru-baru ini.  Penangkapan ketiganya bermula dari adanya informasi masyarakat akan adanya transaksi sabu di kawasan Pasar Segar (Pasgar), jalan Sungai Ampal, Selasa (18/4), sekitar pukul 14.30 Wita.

Pihak Polda Kaltim melalui Dit Reskoba (Direktorat Reserse Narkoba) yang mengetahui informasi itu langsung melakukan pengintaian di sekitar kawasan tersebut, lalu berhasil mengamankan dua tersangka MNA dan Azh. “Barangnya (sabu) disimpan dalam kardus teh dan diletakkan di bak sampah dekat salah satu warung kawasan Pasgar. Kami lihat ada dua pengendara sepeda motor yang tak lain adalah tersangka. Salah satu di antaranya yaitu MNA mendekat ke bak sampah itu untuk mengambil barang tersebut. Kami pun langsung mengamankannya. Saat kami mengamankan MNA,  temannya Azh mencoba melarikan diri, namun ia berhasil kami amankan di dekat pintu keluar Pasgar,” ujar Kanit I Subdit II Psikotropika Dit Reskoba Polda Kaltim Kompol Achadianto kepada KPFM di Mapolda Kaltim, jalan Syarifudin Yoes, Rabu (19/4).

Sedangkan DH, diamankan pada sore hari, setelah kedua tersangka MNA dan Azh dibekuk. “Setelah MNA dan Azh kami amankan, sore harinya ada orang yang menelepon mereka, untuk mengambil sabu di dalam kardus tersebut di salah satu hotel. Kami pun langsung melakukan jebakan,” ujar Kompol Achadianto. Dengan jebakan tersebut, salah satu tersangka DH pun berhasil diamankan.

Setelah mengamankan ketiga tersangka itu, pihak kepolisian kemudian melakukan pembongkaran kardus yang diduga berisi sabu. Dan ternyata, benar adanya. Kardus tersebut berisi sabu seberat seribu gram atau 1 kilogram.
Berdasarkan pengakuan salah satu tersangka, sabu tersebut merupakan pesanan salah satu warga Bontang berinisial EN. “Status mereka ini sementara adalah kurir. Barang ini milik EN dan sekarang masih akan kita selidiki lebih dalam,” imbuh Kompol Achadianto.

Saat ini ketiga tersangka telah mendekam di Mapolda Kaltim. Mereka dijerat pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya enam sampai 20 tahun penjara,” tegas Kompol Achadianto. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title