background img

POLDA KALTIM AMANKAN NARKOTIKA 5,2 M

4 minggu ago written by
POLDA KALTIM AMANKAN NARKOTIKA 5,2 M (3)

Foto: Direktur Resnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Akhmad Shaury menunjukkan barang bukti pengungkapan narkotika senilai kurang lebih Rp5,2 Miliar.

KPFM BALIKPAPAN – Jajaran Direktorat Resnarkoba (Ditresbarkoba) Polda Kaltim kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya, Kaltim. Tiga orang kurir berhasil diringkus, lengkap dengan barang buktinya senilai kurang lebih Rp5,2 miliar.

“Mereka masing-masing inisial DZ, MA dan MK. Mereka ini kurir. Barang buktinya sabu kurang lebih 3 kilogram dan ekstasi 1.493 butir,” kata Direktur Resnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Akhmad Shaury kepada KPFM, Senin (20/5).

Ketiganya ditangkap di Hotel Milenium, Kabupaten Berau, Kamis (16/5). Saat itu, ketiganya memang menginap di hotel tersebut, sesaat sebelum diringkus jajaran Subdit I Ditresnarkoba Polda Kaltim.

Dibeberkan Akhmad Shaury, barang haram tersebut berasal dari Tawau, Malaysia. Rencananya, sabu dan ekstasi itu akan dibawa ke Sulawesi Selatan.

“Mereka kita amankan saat menginap di hotel itu. Sabu ini dikirim dari Tawau ke Tarakan. Kemudian mereka bawa dari Tarakan ke Tanjung Selor, sampai di Tanjung Redeb, Berau. Mereka menunggu kapal dari Berau ke Palu. Saat di Berau itulah mereka kita gagalkan,” ujarnya.

Sistem yang dipakai oleh para kurir tersebut menggunakan sistem terputus. Sehingga antara bandar, kurir dan tujuan atau penerima narkoba di Sulawesi tersebut tak saling kenal.

“Mereka mengaku ada yang dibayar Rp15 juta, ada yang Rp20 juta. Untuk mengantarkan barang tersebut. Ini barang bukti yang kita amankan ini senilai, itungannya 1 kilogram harganya Rp1,5 miliar. Kemudian ekstasi pasarannya Rp500 ribu per butir. Jadi tinggal dikalikan saja,” kata Akhmad Shaury.

Kini ketiganya diamankan di Mapolda Kaltim beserta barang bukti. Akibat perbuatannya mengedarkan narkoba tersebut, ketiganya terancam hukuman penjara paling lama 20 tahun penjara.

“Kita jerat pasal 114 junto 112 ayat 2 dan pasal 132 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dari pengakuan mereka, mereka baru kali ini menerima tawaran kurir,” pungkas perwira berpangkat melati tiga di pundaknya itu. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in D:\_htdoc\kapefm.com\wp-includes\class-wp-comment-query.php on line 405

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *