background img

PERSIBA MENANG SUSAH PAYAH

2 bulan ago written by
Persiba

KPFM BALIKPAPAN – Tim kebanggaan masyarakat Kota Balikpapan Persiba berhasil menang tipis 1-0 atas tamunya Persewar Waropen dalam laga pekan ke-14 Liga 2 tahun 2019 di Stadion Batakan, Manggar, Balikpapan Timur (Baltim), Senin (2/9) malam.

Kemenangan Beruang Madu julukan Persiba dalam laga yang dimulai pukul 19.30 Wita ini tidak didapat dengan mudah. Setidaknya butuh waktu 68 menit bagi Andre Putra dan kawan-kawan baru bisa mencetak gol lewat tendangan penalti Ismail Haris.

Meski meraih hasil sempurna, pelatih Persiba Balikpapan Satia Bagdja menilai permainan anak asuhnya pada laga ini jauh dari kata memuaskan. Khususnya lini tengah yang tampil tidak pada form terbaiknya.

“Pemain tengah kita seperti Zidane, M Said dan Bryan Cesar kerap salah passing dan mudah kehilangan bola. Mereka tampil tidak seperti biasanya,” kata Satia saat diwawancarai awak media usai laga.

Kondisi ini, lanjut mantan pelatih Timnas Wanita itu, disebabkan karena anak asuhnya seperti kurang percaya diri. Dia menilai lantaran sering salah umpan sejak menit awal, kepercayaan diri pemain pun ikut menurun.

“Kurang percaya diri. Mereka seperti bukan main di kandang, mereka tidak berani minta bola. Saya sudah bilang agar tidak melakukan kesalahan dan lebih percaya diri, passing yang betul. Tapi kalau pertama sudah buat salah, maka kesananya akan salah terus. Dan itu terbukti,” ujarnya.

Terpisah, Pelatih Persewar Waropen Elie Aiboy mengakui keunggulan tuan rumah Persiba. Ia menilai jika Periba menyajikan permain yang sangat bagus, terutama pada babak kedua. “Sepuluh menit terakhir Persiba kuasai lapangan. Kita harus akui Balikpapan bagus dan bisa menang,” ungkapnya.

Di sisi lain, Elie juga mengapresiasi perjuangan anak asuhnya sepanjang laga. Ia pun tidak menampik jika para pemainnya kalah dalam kondisi fisik. Hal ini pun menjadi bahan evaluasinya untuk menatap pertandingan berikutnya.

“Fisik sangat menurun. Itu terlihat di babak kedua di mana kami tidak bisa mengimbangi permainan Balikpapan. Kami akan membenahi fisik pemain untuk pertandingan berikutnya melawan Matrapura dan Mitra Kukar,” ucapnya.

PROSES BERJALANNYA LAGA

Bermain di hadapan publik sendiri, penampilan Beruang Madu pada laga ini tidak pada performancenya. Padahal secara umum, sang Arsitek Satia Bagja memakai taktik yang sama persis dengan yang dia gunakan saat mengalahkan tuan rumah Persis Solo 1-0 pada laga lanjutan pekan ke-13 Liga 2 tahun 2019 di Stadion Wilis, Madiun, Selasa (27/8) lalu.

Pelatih kelahiran Jakarta itu memakai pola 4-4-2. Beni Oktovianto dan Ismail Haris lagi-lagi mengisi lini penyerangan. Kemudian di lini tengah dipasang Zidane, M Said, Bryan Cesar dan Reza Saputra. Sementara lini belakang ada Andre Putra, Imam Mahmudi, Rahman Lestaluhu dan Ngurah Wahyu.

Sementara di kubu tim tamu, sang arsitek Elie Aiboy menurunkan skuat terbaiknya dengan pola bermain 4-4-2. Taktik yang diterapkan pun cukup sukses di babak pertama.

Okto Maniani dan kawan-kawan mempertunjukan permainan yang agresif dan kecepatan terutama di lini sayap kanannya, yang membantu penyerangan dengan mengirimkan crossing-crossing langsung ke pusat pertahanan Persiba.

Namun sejumlah gelombang serangan yang dibangun praktis tidak membuahkan hasil karena penyelesaian akhir yang kurang maksimal. Di luar itu, barisan pertahanan Persiba Balikpapan juga tampil cukup disiplin untuk mengawal lini belakangnya.

Meski sering ditekan, Persiba Balikpapan sesekali memberikan ancaman bagi gawang Persewar yang dijaga ketat oleh Bernadus. Peluang pertama tercipta pada menit ke-16 melalui kaki Beni Oktovianto. Namun tendangan kerasnya masih melebar.

Disusul tendangan bebas dari luar kotak pinalti Bryan Cesar pada menit ke-18 yang masih tipis di atas mistar gawang. Kemudian tendangan bebas Ngurah Nanak hanya membentur pagar pemain. Hingga babak pertama usai, skor masih bertahan kacamata alias 0-0 untuk kedua tim.

Di babak kedua, tuan rumah Persiba Balikpapan melakukan penyegaran dini dengan memasukkan Andre Dio menggantikan Riza Zidane dan Indra Setiawan menggantikan Beni Oktovianto. Masuknya dua pemain ini seolah memberikan angin segar kepada skuat Persiba.

Benar saja, Persiba yang sempat tertekan, mampu mengambil alih kontrol permainan karena keunggulan mutlak di lini tengah. Puncaknya adalah ketika Memasuki menit 68, Indra Setiawan yang mencoba menusuk ke area pertahanan Persewar dijatuhkan di kotak terlarang. Wasit pun langsung menunjuk titik putih.

Ismail Haris yang dipercaya menjadi algojo penalti sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Bola diarahkan ke pojok kiri gawang dan tak bisa ditepis oleh penjaga gawang Persewar Waropen.

Unggul satu gol, Persiba Balikpapan tampil sangat percaya diri. Dalam 15 menit terakhir, Persiba sepenuhnya mengambil alih kontrol permainan. Serangan lebih banyak dipusatkan dari sisi kanan melalui Indra Setiawan. Sejumlah peluangpun berhasil diciptakan, namun tidak ada yang berbuah gol. Laga pun berakhir 1-0 untuk kemangan Persiba Balikpapan.

Kemenangan ini menjadi modal bagus bagi Persiba Balikpapan dalam upaya untuk terus bangkit dari keterpurukan. Di tabel klasemen, Beruang Madu kini berada di posisi ke sembilan dengan mengoleksi 15 poin. Kalah head to head dari PSB Biak yang berada di posisi delapan. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News · Sports

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *