background img

PENTACITY DUKUNG PANTI ASUHAN MANDIRI

6 months ago written by
PicsArt_06-19-10.24.05

Balikpapan – Salah satu mall terbesar Pentacity Shopping Venue di kawasan Balikpapan SuperBlock (BSB) jalan Jenderal Sudirman, tidak hanya fokus dalam urusan berbelanja, tetapi juga turut tergerak di bidang sosial. Terbukti, manajemen Pentacity menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) program pembinaan untuk ciptakan panti asuhan mandiri bersama Yayasan Transisi Energi Indonesia (Sinergi), pada cara 1000 Senyum Ramadhan 2017 di teras Hypermart Pentacity, Minggu (17/6).

Manajer Operasional e-Walk FUNtastic dan Pentacity Shopping Venue Christian Pangkerego saat diwawancarai KPFM usai acara mengatakan, pembinaan yang akan dilakukan pada beberapa panti asuhan di Balikpapan ini merupakan program yang baik, karena bisa menciptakan anak-anak panti asuhan menjadi lebih mandiri ke depannya dan memiliki jiwa wirausaha.

“Manajemen Pentacity akan mendukung program tersebut dengan berkoordinasi bersama pihak penyelenggara. Apa yang mereka perlukan dari Pentacity nanti akan kami support,” ujarnya.

Menurutnya, Pentacity akan selalu mendukung kegiatan sosial, terlebih itu mempunyai dampak yang berkelanjutan untuk ke depannya.

1000 Senyum Ramadhan merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan Organisasi Pecinta Seni dan Sosial bersama Yayasan Sinergi sejak 2010. Pada tahun ke-7 ini, 1000 Senyum Ramadhan tidak hanya berupa acara pentas seni dan buka puasa bersama anak-anak panti serta komunitas, tetapi juga menerapkan program pembinaan dalam waktu panjang.

“Tahun ini kami mengemas acara 1000 Senyum Ramadhan lebih berbeda dari enam tahun sebelumnya, yaitu dengan menerapkan beberapa program pendidikan dan bina lingkungan pada 7 panti asuhan dan Komunitas Peduli Anak Jalanan (Kopaja) yang sudah kami tunjuk,” tutur Ketua Yayasan Sinergi Dwi Vikter.

Sederet program yang akan diterapkan antara lain, tentang pendidikan, tentang lingkungan yang salah satunya dengan mengajarkan bercocok tanam dan penerapan 5R (reduce, recycle, reuse, replace, repair), kesehatan, serta wirausaha. Program pembinaan tersebut akan dilaksanakan rutin seminggu sekali selama dua bulan.

“Harapan kami, program tersebut dapat membuat anak-anak panti asuhan menjadi lebih mandiri, inovatif, dan memiliki modal menjadi wirausaha saat mereka keluar dari panti asuhan,” jelas Dwi.

Selain itu, pada peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli mendatang, Yayasan Sinergi berencana akan membangun panti asuhan keberagaman agama, di mana panti asuhan tersebut tidak hanya dihuni anak-anak penganut Islam semata, tetapi juga yang beragama Kristen, Hindu, Budha dan lainnya. (RARA/KPFM)

Article Categories:
Events

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title