background img

PAJAK MEMBANGUN SENDIRI HANYA 2 PERSEN

1 week ago written by
IMG-20170914-WA0001-01

Balikpapan – Kegiatan membangun sendiri atau KMS, seperti rumah dengan luas minimal 200 meter persegi dikenakan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN KMS. Jumlahnya hanya dua puluh persen dari PPN, atau hanya 2 persen dari total biaya yang dikeluarkan.

“Agar tidak terlalu memberatkan, bisa dilakukan secara berkala dan rutin selama masa pembangunan,” ujar Kepala Seksi KBP II Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimra Agus Sugeng Rahayu saat Bincang Pajak program KK Jessica KPFM 95.4 Mhz Balikpapan, Kamis (14/9).

Dikatakan, pihak Dirjen Pajak sudah bisa mengetahui luas bangunan yang akan dikerjakan tersebut dari IMB (Izin Mendirikan Bangunan).

“Bila lebih dari 200 meterpersegi, maka wajib membayarkan dan melaporkan PPN KMS,” ujar Agus didampingi Penelaah Keberatan DJP Kaltimra I Gusti Made Setyawan.

Bagaimana bila tidak melaporkan? “Apabila di kemudian hari pihak Dirjen Pajak melakukan verifikasi, ternyata ditemukan bangunan yang dikerjakan sendiri itu memiliki luas lebih dari 200 meter persegi, maka Wajib Pajak harus segera membayarkannya,” katanya.

Dijelaskan, PPN KMS disetorkan setelah ada biaya yang dikeluarkan dari kegiatan membangun. Anggarannya dijumlahkan dulu selama sebulan, kemudian dihitung dua persennya. Setelah itu lalu dilaporkan. “Semakin banyak masyarakat yang sadar pajak, akan semakin banyak infrastruktur yang terbantu,” katanya.

Gusti menambahkan, jangan malu atau sungkan datang ke kantor pajak untuk menanyakan sesuatu yang dianggap sulit, atau ingin mendapatkan penjelasan lebih banyak tentang pajak. Bisa langsung mendatangi Account Representative ( AR ) di KPP Pratama atau Madya, atau bisa juga ke DJP Kanwil yang semua kantornya berada di jalan Ruhui Rahayu, Balikpapan. (JESSICA/KPFM)

Article Categories:
News · Talkshow

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title