background img

OPD IBARAT AYAM KEHILANGAN INDUK

6 hari ago written by
logom kp PNG

KPFM BALIKPAPAN –  DPRD Kota  Balikpapan mengaku kecewa atas serapan anggaran yang masih di bawah 20 persen.  Hal ini diakui Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh saat diwawancarai KPFM usai melakukan pertemuan tertutup bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Selasa (15/5) sore, di ruang rapat Gedung DPRD Balikpapan jalan Jenderal Sudirman.

Dikatakan Abdulloh, sampai pertengahan triwulan kedua, penyerapan anggaran belum menyentuh angka 20 persen. Seharusnya pertengahan semester, Juni nanti sudah 50 persen. Tapi masih sangat jauh.

“Kalau tidak digenjot, realisasinya akan lemah sekali. Padahal, dalam waktu dekat kita sudah harus membahas APBD Perubahan 2018 dan APBD Murni 2019,” ungkapnya.

Kondisi ini, lanjut Abdulloh, terjadi sejak ditinggal Rizal Effendi dan digantikan pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Rahmad Mas’ud. Terlihat  kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat menurun.

“Itu penilaian kami. Kalau diibaratkan seperti ayam kehilangan induk, tidak ada yang menegur. Tapi kami akan berusaha untuk menumbuhkan kembali semangat mereka agar bekerja keras lagi,” ujarnya.

Sementara Kabag Pembangunan Setkot Balikpapan Freddy Nelwan menjelaskan, kalau serapan anggaran sebenarnya sudah melampaui target.

“Sebenarnya sudah melampaui target. Sampai bulan April, target serapan keuangan sebesar 15,21 persen dan terealisasi 19,83 persen. Sementara realisasi fisik dari target 10 persen telah terealisasi 15 persen,” tandasnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Title