background img

MEMBELA BOS, UJIAN DIKORBANKAN

9 months ago written by
16 MAR 2017 - SDIT AL HASAN

Balikpapan – Beberapa guru beserta kepala sekolah swasta di Balikpapan memilih untuk ke Samarinda memperjuangkan nasib Bantuan Operasional Sekolah (BOS) provinsi Kaltim, dan memutuskan untuk meniadakan ujian siswa yang seharusnya dilakukan Kamis (16/3). Salah satu di antara sekolah tersebut adalah SMA Al-Hasan.

Kepala Sekolah SMA Al-Hasan Rushan Aminudin saat diwawancarai KPFM Rabu (15/3) mengatakan, hari Kamis ini terpaksa sekolahnya meniadakan ujian dikarenakan beberapa guru harus bertolak ke Kantor Gubernur Kaltim untuk melakukan aksi damai bersama sekolah swasta lain se-Kaltim menuntut kepastian nasib BOS untuk SMA/SMK.

Rushan menambahkan, aksi damai ini juga diikuti oleh 41 sekolah swasta di Balikpapan lainnya. Masing-masing sekolah mengirim minimal 6 orang, tapi tak menutup kemungkinan beberapa orang tua dan siswa juga turut ikut. “Dari info yang saya dapat dari Bontang, wali dan siswanya pun ikut turun. Hal ini tidak bisa kita larang karena mereka juga bagian dari anggota kita,” terangnya.

Dewan Pendidikan Kota Balikpapan Subiyanto menanggapi sah-sah saja mereka mendatangi Kantor Gubernur untuk membela dan memperjuangkan BOS. Tetapi jangan sampai aksi mereka ke Samarinda ini mengorbankan proses belajar mengajar di sekolah. “Kalau memang tidak semua guru diberangkatkan kenapa mesti diliburkan. Kasihan anak-anak jika harus kehilangan waktu belajar mereka, terutama kelas XII yang akan mengikuti Ujian Nasional. Semoga ada solusi yang didapat setelah aksi damai yang mereka lakukan,” ujar Subiyanto yang dihubungi terpisah. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title