background img

MELAWAN, PELAKU CURANMOR DITEMBAK

4 months ago written by
PicsArt_06-17-04.11.45

Balikpapan – Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial WK (36) terpaksa merelakan kaki kanannya ditembus timah panas, karena berupaya melarikan diri saat hendak ditangkap petugas di jalan Bukit Sion, Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota, Rabu dinihari (14/6).

Kanit Jahtanras Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Balikpapan Ipda Dian Kusnawan mengatakan, tersangka diamankan saat sedang bersembunyi dari pencarian pihak kepolisian. Saat diamankan, tersangka WK pun melakukan perlawanan dengan mencoba melarikan diri.

Akibatnya, mantan narapidana kasus narkoba itu harus Lebaran di ruang tahanan Polres Balikpapan dengan luka tembak di kakinya. “Saat kami amankan dari persembunyiannya, yang bersangkutan sempat melakukan perlawanan. Pada saat itu kami meminta dia menunjukkan barang bukti hasil curiannya, dia malah berupaya melarikan diri. Dan akhirnya kami lakukan tindakan tegas,” kata Dian Kusnawan saat ditemui KPFM, Jumat (16/6).

Aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan WK tersebut dilakukan di dua tempat, yaitu di kawasan jalan Bukit Cinta dan jalan Siaga, dengan waktu yang berbeda-beda. “Di daerah Bukit Sion satu motor, dan di daerah Siaga tepatnya di kos-kosan Bali dua motor. Itu dilakukan pada bulan Februari 2017 dan April 2017 lalu,” imbuhnya.

Dari pengungkapan itu, pihak kepolisian berhasil mengamankan 2 unit sepeda motor Honda Scoopy berwarna biru putih dengan nomor polisi KT 3411 VU dan warna merah hitam tanpa nomor polisi sebagai barang bukti.

“Ada tiga motor, yang satunya masih dalam tahap pencarian kami, yaitu motor Honda Beat. Kami juga mengamankan sembilan STNK kendaraan bermotor. Ini juga kami akan selidiki apakah STNK itu merupakan hasil pencurian kendaraan lainnya oleh tersangka atau seperti apa, itu kami masih dalami,” kata Dian.

Perwira balok satu itu mengungkapkan, modus pencurian yang dilakukan WK adalah dengan membobol rumah kunci kontak sepeda motor menggunakan kunci T dan obeng. Atas aksinya itu, WK dikenakan pasal 363 KUHP, dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. (ARIYANSYAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title