background img

MAKANAN SEHAT INVESTASI JANGKA PANJANG

3 hari ago written by
MAKANAN SEHAT INVESTASI JANGKA PANJANG (3)

KPFM BALIKPAPAN – Jamuan saat Lebaran Idul Fitri banyak makanan umum yang disajikan mengandung garam, gula dan lemak tinggi. Jika semua hidangan tersebut dikonsumsi secara berlebihan, dampak negatifnya adalah munculnya berbagai macam penyakit.

 “Ada dua jenis penyakit yang sering timbul, yakni penyakit kronik (kambuh) seperti diabetes, darah tinggi dan kolesterol,” ujar dr Friska Werni F Panjaitan saat bincang dalam segmen Interactive Healthy Care (IHC) bersama Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB), dalam program Karir dan Keluarga (KK) radio KPFM 95.4 Mhz Balikpapan.

Talkshow Jumat siang (13/6) yang dipandu Jessica Vathur ini juga menghadirkan ahli gizi RSPB Nurhidayah, S.Gz, dan Humas RSPB Aditya Yorinda.

Friska mengatakan, selain diabetes, darah tinggi dan kolesterol, penyakit lainnya yang muncul saat Lebaran seperti muntah, nyeri perut dan batuk pilek.

“Saat Lebaran banyak yang tidak mengontrol pola makan, ditambah aktivitas menyambut Lebaran yang meletihkan, sehingga sistem imun tubuh turun dan gampang terserang penyakit,” ujarnya.

Ia menyarankan, untuk menjaga pola makan, istirahat yang cukup, dan bila diperlukan konsumsi multivitamin.

Menurutnya, makanan Lebaran yang didominasi dengan santan dan dihangatkan selama berhari-hari mengandung lemak jahat yang tinggi.

“Apalagi ditambah mengonsumsi kue kering dengan berat 5 gram per potongnya yang memiliki jumlah 25 kalori. Dalam kue kering itu mengandung gula, butter dan mentega. Jadi kalau dikalkulasi bila memakan lima hingga sepuluh potong kue kering, sama seperti kita mengonsumsi satu piring nasi,” paparnya.

Nurhidayah menambahkan, untuk menyiasati serat yang terdapat pada sayuran hijau yang sedikit melonjak harganya setelah Lebaran, bisa dengan memasak labu siam, gambas, atau wortel. “Bisa juga ditambah dengan konsumsi buah pir, semangka, bengkoang, pepaya dan pisang. Serat bisa kita dapat dari sayur dan buah,” jelasnya.

Untuk tetap sehat pasca Lebaran, saran Nurhidayah, diharapkan tetap cerdas memilih makanan dan minuman, konsumsi air putih minimal 2 liter, perbanyak buah dan sayur, ditambah olahraga dan aktifitas fisik, serta istirahat yang cukup.

“Kebiasaan merokok yang hilang saat Ramadan, bisa terus dilanjutkan. Dan sebaiknya makan tepat waktu, sehingga penyakit maag tidak kambuh,” ujar ahli gizi yang akrab disapa Dayah ini.

Menutup obrolan ia menyampaikan, sebaiknya masyarakat mulai memilih makanan sehat, karena ini merupakan investasi jangka panjang. (JESSICA/KPFM)

Article Categories:
News · Talkshow

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in D:\_htdoc\kapefm.com\wp-includes\class-wp-comment-query.php on line 405

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *