background img

LAWAN TUBAN, PERSIBA TEKAN KETAT

3 bulan ago written by
LAWAN TUBAN, PERSIBA TEKAN KETAT (3)

KPFM BALIKPAPAN – Jelang laga kandang melawan Persatu Tuban di Stadion Batakan, Manggar, Balikpapan Timur (Baltim), Minggu (14/7) nanti, Persiba Balikpapan intens melakukan persiapan. Beberapa kekurangan yang dilakukan Beni Oktofianto dan kawan-kawan saat menjamu Sulud United lima hari lalu, coba dibenahi sang arsitek, Salahudin.

Berstatus sebagai tuan rumah, eks pelatih Madura FC itu mengisyaratkan, agar skuatnya tidak lengah mengawal pergerakan tim tamu. Kekalahan memalukan 2-0 dari Sulud United, tentu ingin segera dibayar di hadapan publik sendiri.

Untuk merealisasikan target tersebut, pelatih 40 tahun itu akan menurunkan skuat terbaiknya. Selain itu, ia juga akan menerapkan skema pressure ketat sepanjang laga.

“Pertandingan melawan Persatu Tuban kita akan menerapkan bagaimana pressure ketat. Seperti yang diterapkan saat latihan hari ini. Mudahan bisa berjalan saat pertandingan nanti,” kata Salahudin usai memimpin latihan di Lapangan Bima Sakti LANUD Balikpapan, Jumat (12/7) sore.

Soal pemain yang akan diturunkan, pelatih yang identik dengan bertopi itu mengaku belum bisa menentukan. Itu akan terlihat saat latihan terakhir atau saat ujicoba lapangan, Sabtu (13/7) besok.

“Masalah pemain yang akan dipasang akan kita lihat saat latihan terakhir besok. Termasuk nanti Beni Oktovianto. Intinya semua pemain staminanya bagus. Beni juga hari ini kencang banget. Tapi kita lihat besok, kalau stabil kita pasang. Begitu juga Mardiono. Hari ini bagus, kalau stabil kita pasang. Di lini belakang Dani Pratama juga bagus. Dia punya kecepatan dan juga ngotot. 99 persen dia akan main,” ujarnya.

Disinggung soal kekuatan tim lawan, Salahudin mengaku jika Persatu Tuban adalah salah satu tim yang tidak boleh dianggap remeh di Wilayah Timur. Ia pun menginstruksikan kepada anak asuhnya agar bermain ngotot dan tidak lengah.

“Jangan anggap remeh lawan. Yang ada nanti mainnya tidak ngotot. Jangan sampai yang terjadi di Sulud terulang lagi. Kita optimis menang, tapi nyatanya kalah. Makanya itu tadi jangan anggap remeh,” ucapnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *