background img

LATIHAN TUMPAS TERORIS DI LAUT TELUK BALIKPAPAN

4 months ago written by
PicsArt_08-12-07.17.03

Balikpapan – Untuk menguji kemampuan prajurit dalam menghadapi ancaman teroris khususnya di kawasan perairan, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Latihan Kesiapsiagaan Operasional Komando Armada Republik Indonesia Kawasan Timur (Koarmatim) Jala Gebah 2017 di perairan Teluk Balikpapan, Jumat (11/8).

Komandan Satuan Tugas Jala Gebah 17 Kolonel Laut (P) Slamet Haryono mengatakan, Jumat ini pelaksanaan simulasi untuk menghadapi serangan musuh. Dan kali ini yang diujikan adalah untuk penanggulangan teroris khususnya di perairan atau di laut. Latihan yang diikuti oleh sekitar 650 personel dari TNI AL, AU, AD, Polda Kaltim, Basarnas, KSOP, Tagana, Patkamla dan Pertamina ini bertujuan untuk bagaimana mempertahankan dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari serangan teroris.

“Dalam latihan ini kami juga melakukan demo pembebasan sandra yang dilakukan oleh teroris di atas kapal milik kami, yaitu KRI Teluk Banten-516 sebagai Kapal Tanker Sangatta. Selain itu, ada 4 kapal perang lainnya yang diikutsertakan dalam latihan, yakni KRI Pandrong-801, KRI Lambung Mangkurat-374, KRI Hasan Basri-382, daan KRI Frans Kaisiepo-368. Aksi para Komando Pasukan Katak (Kopaska) yang gesit juga bisa disaksikan dalam latihan tersebut,” jelasnya.

Latihan Jala Gebah yang didukung dua pesawat Cassa NC 212 U-615 dan Helly BO HU-420 ini disaksikan masyarakat Balikpapan dari Pelabuhan Semayang.

Harapan Slamet, pihaknya akan berusaha lebih baik lagi di waktu mendatang. Seperti tentang kesiapan dari segi operasional, alutsista dan juga kesiapan personel yang lebih matang. “Sehingga mereka bisa benar-benar menguasai tugas yang diberikan oleh negara,” tandasnya. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title