background img

KAPOLRI MINTA USUT TUNTAS TUMPAHAN MINYAK

2 minggu ago written by
PicsArt_06-08-07.42.06

KPFM BALIKPAPAN – Kasus tumpahan minyak di perairan Teluk Balikpapan pada akhir Maret 2018 lalu mendapat perhatian serius dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Pimpinan Polri itu tegas meminta kepada jajaran Polda Kaltim untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Ia mengharapkan adanya efek jera kepada pelaku, selain juga karena persoalan dampak ditimbulkan terhadap lingkungan yang merugikan banyak orang.
“Sudah saya perintahkan kepada Polda untuk mengangani secara profesional. Siapapun pelakunya, itu telah terjadi dugaan kelalaian yang mengakibatkan kerusakan lingkungan. Harus diberikan efek jera berupa proses hukum. Kalau tidak diproses hukum nanti terjadi lagi yang berikutnya,” kata Kapolri Tito usai menunaikan salat Jumat di Mapolda Kaltim, jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan, Jumat (8/6).
Tito menegaskan terus memantau proses kasus tersebut. “Saya akan kejar siapapun juga yang bertanggung jawab untuk diproses hukum, dan harus dihukum. Meskipun nanti pengadilan yang menentukan hukuman, tapi di tingkat kepolisian saya akan kejar terus dan Polda Kaltim saya minta konsisten menangani itu, dan saya akan awasi dari Mabes Polri,” tandasnya.
Kembali ditegaskan Tito, harus ada yang bertanggung jawab terhadap kasus tumpahan minyak yang menimbulkan banyak korban.
“Kalau misalnya ada kelalaian dari Pertamina terkait masalah mekanisme manajemen dalam menangani minyak bocor, saya minta untuk tetap diproses. Siapa pun itu,” katanya.
Seperti diberitakan, Polda Kaltim telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus ini. Pertama, nahkoda kapal MV Ever Judger berinisial ZD. Kedua, salah satu karyawan Pertamina berinisial IS. Keduanya disangkakan melanggar UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH). (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Title