background img

KALTIM INCARAN GEMBONG NARKOBA

4 months ago written by
12 JAN 2017 - 6

Balikpapan – Provinsi Kaltim jadi salah satu incaran para gembong narkoba. Dengan tingkat perekonomian di atas rata-rata serta pendapatan masyarakat dari potensi sumber daya alam yang besar, Kaltim dinilai berpotensi untuk menjadi pasar narkotika. Peredaran barang haram tersebut banyak melalui jalur laut.

Demikian yang dikatakan Direktur Reserse (Ditres) Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Atang Heradi saat ditemui KPFM, baru-baru ini. “Para gembong narkoba melihat potensi ekonomi yang tinggi di Kaltim. Dan ini akan jadi incaran pasar,” ujarnya.

Dikatakan, untuk wilayah Kaltim, pasokan barang berasal dari Jakarta, Aceh, Kepulauan Riau dan daerah perbatasan seperti di Kaltara. “Barang menuju kesini untuk dipasarkan sekaligus mengembangkan pasar. Karena ekonomi disini dinilai baik dan mereka berharap penggunanya meningkat,” paparnya.

Sementara itu, lanjutnya, masuknya narkoba ke wilayah Kaltim banyak berasal dari wilayah perbatasan di bagian Utara. “Dari perbatasan cukup tinggi karena jangkauannya cukup dekat. Jalurnya bisa lewat Tawau, Tarakan, Bunyu, Bulungan, kemudian menuju Kubar hingga kesini,” ungkapnya. Terkait jalur peredaran, Atang Heradi mengatakan melalui jalur laut masih dominan. “Melalui jalur laut mereka lebih leluasa, karena memiliki banyak pintu. Hasil analisa kami mengarah kesana,” katanya.

Analisa tersebut didukung dengan terbatasnya alat pengontrol masuknya narkoba melalui jalur ini. “Untuk di pelabuhan alat-alat kontrolnya masih terbatas, beda dengan di bandara dan alternatif jalur darat. Kedepannya kita akan tingkatkan pengawasan dan penjagaan di pelabuhan dan jalur-jalur peredaran laut lainnya,” kata Kombes Pol Atang Heradi. ¬†Seperti diketahui, jumlah kasus narkoba meningkat signifikan di tahun 2016, sebanyak 2.737 kasus. Angka itu meningkat 112 persen dari tahun 2015, dimana tercatat 1.287 kasus. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title