background img

KABUT ASAP MULAI MENGHANTUI BALIKPAPAN

1 bulan ago written by
KABUT ASAP MULAI MENGHANTUI BALIKPAPAN (3)

KPFM BALIKPAPAN – Kabut asap dua hari terakhir menghantui Kota Balikpapan. Utamanya saat pagi hari sekira pukul 06.00 hingga 09.30 Wita. Namun demikian, kabut tampaknya tidak berdampak pada aktivitas penerbangan di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Jarak pandang masih di atas batas normal.

General Manager Bandara PT. Angkasapura I Bandara SAMS Sepinggan, Farid Indra Nugraha, menyampaikan itu saat diwawancarai awak media, Rabu (11/9) pagi. Dikatakan, penerbangan dari Bandara SAMS Sepinggan sejauh ini belum mengalami kendala.

“Kalau di sini tidak terganggu. Tapi beberapa penerbangan dari Melak, Kabupaten Kutai Barat, menuju Balikpapan mengalami penundaan atau delay. Termasuk juga dari bandara Juwata Kota Tarakan, Kalimantan Utara menuju Balikpapan,” kata Farid.

Menurutnya, boleh atau tidaknya pesawat untuk lepas landas tergantung dari potensi pilot itu sendiri. Jika pilot yang memiliki jam terbang tinggi maka akan berani menerbangkan pesawatnya meskipun saat berkabut.

“Tergantung pilotnya. Bandingkan saja dengan hujan sama dengan kabut, itu ada titik visibilitynya. Tapi pilot yang memutuskan masuk ke Bandara atau tidak,” ujar Farid.

Bandara SAMS Sepinggan, lanjut Farid, merupakan Bandara yang aman dari kabut asap. Sebab, letak Bandara ini tidak berlokasi di area cekungan, melainkan di pinggir laut. Sehingga kabut asap pun akan hilang dengan sendirinya.

“Bandara SAMS Sepinggan ini berada di tepi laut, tipikal biasanya kabut asap tidak ada. Karena dengan sendirinya akan hilang seiring dengan munculnya matahari. Tapi kalau di daerah cekungan itu biasanya terjebak. Asapnya tidak keluar,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Suseno menyebut jika kabut asap yang melanda sebagian kota Balikpapan bukan berasal dari kebakaran lahan dan hutan di Kota Balikpapan.

“Bahasa mudahnya, asap kiriman dari daerah tetangga. Mengingat di wilayah tersebut berdasarkan laporan BMKG banyak terdapat titik hotspot seperti di PPU,” kata Suseno, Selasa, (10/9).

Dia menuturkan, kabut asap yang menyelimuti sebagian Kota Balikpapan terjadi pada rentang waktu pukul 06.00 hingga 09.30 Wita. Namun demikian sedikit menggangu aktivitas warga Balikpapan.

“Kami dapat keluhan dari warga. Mereka tanya kenapa ada asap dan ada beberapa warga terganggu. Kami informasikan terjadi kebakaran lahan tapi bukan di hutan atau lahan di Balikpapan,” tandasnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *