background img

JELANG PILKADA, POTENSI JUAL BELI IZIN TINGGI

1 week ago written by
PicsArt_04-13-05.07.38

KPFM BALIKPAPAN – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) masa jabatan 2011-2015 Abraham Samad mengungkapkan, potensi jual beli izin tambang begitu tinggi di suatu daerah yang akan melakukan pesta demokrasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada).

Di Kaltim, tak menutup kemungkinan hal itu terjadi. Apalagi, wilayah Kaltim memiliki potensi pertambangan batu bara dan bisnis perkebunan kelapa sawit yang besar. Terbukti dengan banyaknya bisnis pertambangan batu bara serta perkebunan kelapa sawit yang bercokol di Bumi Etam selama ini.

Hal itu disampaikan Abraham Samad saat bertemu awak media dalam kunjungannya ke  Balikpapan, Kamis (12/4) malam.

“Potensi jual beli izin pada momentum Pilkada sangat tinggi.  Menurut saya ini tidak hanya di Kaltim, tapi di daerah manapun. Semakin dekat Pilkada, praktik-praktik ini akan terus berkembang. Ini disebut Kapitalisme Kroni, yaitu kolaborasi pemerintah dan pengusaha. Semakin dekat Pilkada, semakin banyak izin keluar, izin pembukaan lahan kelapa sawit, izin pertambangan dan lain sebagainya,” bebernya.

Disebutkannya, tindakan jual beli izin terjadi sangat erat kaitannya dengan mahalnya biaya Pilkada di Indonesia. Tingginya biaya politik pada Pilkada menjadi penyebab utama setiap pasangan calon (paslon) harus menyiapkan atau menggelontorkan dana besar.

“Karena kan semakin dekat Pilkada semakin banyak uang dibutuhkan. Karena begini, sistem politik kita ini sistem politik yang high cost. Biayanya terlalu mahal. Sana sini terjadi money politic,” tambahnya.

Dalam hal ini, alumnus Universitas Hasanuddin (Unhas) itu memberi contoh salah satu kasus jual beli izin pada momentum Pilkada. “Salah satunya kasus Bupati Buol yang dijemput KPK dulu,” ujarnya.

Untuk diketahui, di wilayah Kaltim akan menggelar dua Pilkada, yaitu pemilihan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) dan Gubernur Kaltim. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title