background img

JATRA DAN UMMI BUKBER LIWETAN

6 months ago written by
PicsArt_06-20-12.20.47

Balikpapan – Panti Asuhan Ummi bukan mitra baru bagi Grand Jatra Hotel. Sudah kali ketiga Ramadhan, salah satu hotel bintang lima ini mengundang Panti Asuhan Ummi untuk buka puasa bersama (bukber) dengan karyawan Grand Jatra Hotel. Dan tahun ini acara tersebut digelar di Ballroom Grand Jatra Hotel Senin (19/6), sekaligus perayaan HUT Grand Jatra Hotel ke-6 pada Mei lalu.

Public Relations Manager Grand Jatra Hotel Fajrina Elfanny saat diwawancarai KPFM mengatakan, acara buka puasa bersama Panti Asuhan Ummi ini sudah ketiga kalinya sejak 2014.

“Tahun ini acaranya lebih spesial karena buka puasanya tidak hanya dengan 35 anak Panti Asuhan Ummi dan karyawan Grand Jatra Hotel, tetapi juga dengan karyawan J. Icon Hotel, dan Astara Hotel yang tergabung dalam Jatra Hotels and Resorts naungan PT. Pintu Air Mas (PAM) Group,” ujarnya.

PicsArt_06-20-12.30.25

Dalam acara ini, lanjut Fanny, menu buka puasanya tidak disajikan di round table, melainkan di atas daun pisang yang digelar memanjang dengan menu-menu masakan sederhana ala liwetan.

“Sengaja memilih tema liwetan karena memang untuk kebersamaan,” kata Fanny.

Di samping acara buka puasa bersama, juga ada pemilihan The Best Employee yang memang dilaksanakan setiap perayaan HUT dan pembagian parcel serta THR kepada anak-anak Panti Asuhan Ummi.

PicsArt_06-20-12.22.32

Menurut pengasuh Panti Asuhan Ummi, Siti Andrayani, Grand Jatra Hotel tidak hanya berbagi di bulan Ramadhan, bahkan hampir setiap bulan hotel yang berlokasi di kawasan Balikpapan SuperBlock itu memberikan bantuan sembako.

“Selain kegiatan buka puasa bersama dan pemberian sembako setiap bulannya, Grand Jatra Hotel juga membantu kami dalam kegiatan daur ulang barang bekas dengan memberikan sumbangan kertas, kardus, pipa yang sudah tidak terpakai, bahkan barang-barang elektronik yang rusak juga dilimpahkan ke kami. Jadi ada semacam pelatihan khusus dari Jatra bagaimana membuat barang-barang rusak tersebut menjadi sesuatu yang baru yang lebih berguna,” papar Siti.

Harapannya, kegiatan tersebut bisa terus berjalan karena bisa membantu anak-anak meningkatkan kreativitas dan inovatif dari barang yang rusak menjadi barang yang mempunyai nilai guna lebih. (RARA/KPFM)

Article Categories:
Events

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title