background img

JAMAAH MULAI PADAT, NAIK BUS HARUS ANTRE

1 week ago written by
PicsArt_08-10-09.21.32

Memasuki hari keduabelas kegiatan jamaah haji tahun 2017 khususnya Kloter I Embarkasi Balikpapan masih dilakukan di area Masjidil Haram, Mekkah. Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan yang juga Ketua Rombongan 10 Kloter I Balikpapan Jailani melaporkan, belum ada kegiatan khusus lagi setelah melakukan ibadah umroh di Masjidil Haram pada 6 Agustus lalu.

“Kegiatan jamaah di Masjidil Haram saat ini hanya melaksanakan salat wajib dan beberapa salat sunnah,” ujarnya pada KPFM via messanger.
Dikatakannya, suasana di Masjidil Haram semakin padat karena jamaah haji gelombang kedua sudah mulai berdatangan. Ada sedikit kendala, terutama saat jamaah selesai salat Isya di Masjidil Haram, yaitu keterbatasan bus yang mengangkut jamaah dari Masjidil Haram ke hotel yang berada di kawasan Syisah.

“Jamaah yang selesai salat Isya di Masjidil Haram banyak yang ingin cepat kembali ke hotel, sehingga muatan bus jadi overload. Jumlah bus yang ada di terminal Syib Amir juga terbatas. Akibatnya para jamaah haji yang mengantre bus juga menumpuk,” ujarnya.

Menurut Jailani, sebagian besar jamaah enggan berjalan kaki karena jarak dari terminal Syib Amir ke hotel lumayan jauh, sekitar 4 kilometer. “Jadi jamaah yang sudah uzur harus lebih menahan kesabarannya untuk tidak berebutan menaiki bus,” jelas Jailani.

Akibat menunggu bus terlalu lama, ada beberapa jamaah yang hampir pingsan karena kelelahan. Karena itu,
ketua rombongan mengimbau agar jamaah yang kondisi kesehatannya kurang baik, jangan memaksakan diri salat di Masjidil Haram. Cukup beristirahat di hotel dan melaksanakan salat di Masjid sekitar hotel saja.

Dikatakan Jailani, hal ini perlu diperhatikan, karena jamaah harus tetap menjaga kesehatannya hingga tiba pelaksanaan haji pada tanggal 8 Dzulhijjah 1437 atau tanggal 30 Agustus 2017 mendatang. Sedangkan untuk wukuf jatuh pada 31 Agustus 2017 atau 9 Dzulhijjah dan Hari Raya Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah 1437 H atau 1 September 2017. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title