background img

IZIN PERPANJANGAN REKLAME LEBIH MUDAH

3 minggu ago written by
IZIN PERPANJANGAN REKLAME LEBIH MUDAH (3)

KPFM BALIKPAPAN – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) Balikpapan meluncurkan inovasi layanan izin reklame prioritas pada 10 September 2019. Layanan ini untuk badan, atau perorangan yang melakukan perpanjangan reklame (non konstruksi/ menempel dan permanen).

“Persyaratannya lebih mudah. Dengan pemangkasan persyaratan tanpa mengisi formulir dan persyaratan lainnya. Ini apabila tidak mengalami perubahan data, dan reklame dalam kondisi baik,” ujar Kasi Perizinan Pemanfaatan Ruang 1 DPMPT Balikpapan Siti Patimah saat bincang di program Bisnis Corner radio KPFM 95.4 Mhz, Kamis (3/10).

Menurutnya, kemudahan ini karena database sudah dimiliki DPMPT. “Waktunya juga lebih singkat, yakni hanya satu hari kerja. Sedangkan izin reklame biasanya memakan waktu 3 sampai 5 hari kerja. Serta melampirkan izin reklame tahun sebelumnya, foto reklame terpasang dan bukti pembayaran pajak reklame,” paparnya.

Ia mengatakan, untuk permohonan pertama kali izin reklame badan atau perorangan, diwajibkan untuk mengisi formulir, keterangan spesifikasi reklame, surat pernyataan, melampirkan KTP, NPWP, NPWPD dan sket lokasi pemasangan. Kemudian,  pada tahun depan selanjutnya sudah bisa memanfaatkan layanan izin reklame prioritas untuk perpanjangan.

“Pembatasan area pemasangan reklame diberlakukan untuk jenis reklame produk rokok. Untuk reklame rokok, tidak diperbolehkan dipasang sepanjang jalan Jenderal Sudirman, Marsma Iswahyudi, Syarifuddin Yoes, Achmad Yani, MT Haryono, dan radius 50 meter dari sepanjang jalan yang disebutkan tadi. Termasuk  juga pada sarana ibadah, pendidikan dan kesehatan.

Sementara untuk para pengusaha yang ingin pendampingan OSS, bisa datang ke mall e-Walk Balikpapan SuperBlock pada tanggal 7 hingga 10 Oktober, mulai pagi pukul 10.00 Wita sampai pukul 14.00 Wita.

“Datang dengan membawa laptop dan data-data yang akan di input,” tambah Revi Citrawaty ST. Dia adalah Kasi Analisa Kebijakan dan Penyuluhan. Hadir pula pada talkshow siang itu Kasi Perizinan Pemanfaatan Ruang 2 Zaenab dan Khamariah.

Revi menyarankan, sebaiknya sebelum datang untuk melakukan OSS (Online Single Submission), kunjungi web oss.go.id atau channel youtube DPMPT untuk mendapatkan gambaran, sehingga pendampingan bisa lebih maksimal dan tidak bolak-balik karena dokumen yang tertinggal atau kurang.

Disebutkannya, Kamis 3 Oktober DPMPT melakukan sosialisasi LKPM atau Laporan Kegiatan Penanaman Modal, dengan mengundang sekitar 40 pengusaha yang ada di Balikpapan.

“Selama Oktober kami empat kali sosialisasi mengenai LKPM online. Karena laporan kegiatan penanaman modal secara online sudah dilakukan sejak 2018 lalu. LKPM ini merupakan laporan yang dilakukan secara berkala setiap 3 bulan untuk mengetahui apakah usaha masih aktif atau tidak,” ujarnya.

Menutup obrolan, Zaenab mengimbau kepada masyarakat untuk mengurus IMB terlebih dahulu, sebelum membangun. “Sebaiknya mengurus sendiri tanpa menggunakan pihak ketiga atau calo. Selain lebih cepat, juga lebih menghemat biaya,” katanya.

Untuk informasi, masyarakat Balikpapan bisa menghubungi CS DPMT 0815 4500 0010 / 0815 4500 0012 / 0815 4500 0013 via Whatsapp. (JESSICA/KPFM)

Article Categories:
News · Talkshow

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *