background img

IKUTI BINTANG RADIO, INTAN CLBK

1 month ago written by
PicsArt_10-12-01.56.45

Balikpapan – Potensi penyiar berbakat sudah mulai tampak saat memasuki hari ketiga audisi Bintang Radio 2017 garapan KPFM 95.4 Mhz Balikpapan, Rabu malam (11/10).

Namun ketika tampil on air ada saja yang masih grogi. Ada pula yang sudah siap mental penuh percaya diri. Berbagai macam latar belakang mereka mengikuti Bintang Radio ini juga menjadi salah satu motivasi mereka menembus babak penyisihan berikutnya. Salah satunya adalah Fransiska Marintan Butar-Butar atau dipanggil Intan. Jika sebagian besar peserta ingin menjadi penyiar, Intan justru mengalami Cinta Lama Bersemi Kembali (CLBK). Bagaimana tidak, wanita yang berprofesi sebagai tenaga pendidik ini ternyata pernah berpengalaman menjadi penyiar selama dua tahun di Medan. Setelah 4 tahun vakum, dia mengambil kesempatan pada Bintang Radio untuk bisa bergelut kembali sebagai penyiar radio.

“Jadi penyiar radio bagaikan CLBK bagi saya, cinta yang belum kelar dan tetap ada,” ujarnya saat diwawancarai KPFM seusai audisi.
Berkaitan dengan tema Sumpah Pemuda yang menjadi materi utama audisi, Intan mengaku tidak mengalami kesulitan. Baginya, materi Sumpah Pemuda kali ini tidak perlu mengulas yang berat-berat.

“Generasi penerus saat ini hanya perlu melakukan sesuatu yang sederhana untuk menjadi generasi penerus yang bertanggung jawab, seperti tetap bersemangat bekerja dan meraih cita-cita, harus jaga kesehatan dan pergaulan, serta rajin. Jadi diri sendiri untuk mengembangkan potensi yang daimiliki itu juga menjadi salah satu poin penting dan kebaikannya bukan untuk dirinya tetapi juga untuk bangsa,” papar Intan.

Berbeda dengan peserta keenam, Ghana Renaldi Damara (20). Ini merupakan pengalaman pertama baginya. Kesempatan menjajal audisi ini diakuinya untuk melatih public speaking. “Persiapan yang aku lakukan buat audisi ini aku sering latihan vokal dan ngomong sendiri. Selain itu juga searching gimana cara nulis skrip dan denger referensi penyiar-penyiar radio,” ujarnya.

Meskipun begitu, Ghana mengaku masih kesulitan menghilangkan grogi saat di depan mic. Terkait materi utama audisi, Ghana berpendapat pemuda zaman sekarang ini tantangannya adalah bagaimana menghadapi globalisasi dengan tetap berpegangan pada Pancasila agar tetap menjadi warga negara Indonesia yang baik. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News · Talkshow

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title