background img

DPMPT BALIKPAPAN TARGET BUKUKAN INVESTASI 5,2 T

1 week ago written by
PicsArt_02-12-10.11.55

BALIKPAPAN KPFM – Memberikan pelayanan prima kepada masyarakat adalah hal utama bagi instansi publik dalam melaksanakan fungsinya. Begitu juga bagi jajaran Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) Balikpapan.

Dengan menempati gedung baru yang cukup megah di Jalan Praja Bakti, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, DPMPT semakin menunjukkan upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, khususnya yang mengurus perizinan.

Kepala DPMPT Kota Balikpapan Elvin Junaidi mengatakan, gedung baru yang berdiri di atas tanah seluas 2.855 meter persegi ini diharapkan bisa mewujudkan standar pelayanan publik seperti yang tercantum dalam UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

“Seperti yang tercantum dalam UU tersebut, kami sebagai penyelanggara pelayanan publik ingin memberikan kepercayaan kepada masyarakat, bahwa kami bisa memberikan pelayanan optimal seiring tuntutan dan harapan masyarakat yang semakin meningkat,” ujarnya usai meresmikan gedung baru DPMPT, Jumat (9/2).

Elvin melanjutkan, untuk mewujudkan pelayanan yang optimal, gedung berlantai empat ini memberikan banyak fasilitas publik di dalamnya. Di antaranya adalah ruangan front office yang luas dan nyaman, adanya tempat bermain anak, ruang ibu menyusui (laktasi),  musala, layar televisi untuk monitoring izin yang sudah terbit, ruang pijat refleksi, dan pelayanan bagi disabilitas.

“Tidak hanya itu, kami juga menggandeng beberapa stakeholder lain untuk membuka stan pelayanan di gedung ini, seperti perwakilan dari kantor pajak, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, dan Bank Kaltim. Jadi mereka tidak perlu bolak-balik lagi untuk mengurus satu perizinan, cukup menyelesaikannya di gedung ini saja dengan sistem satu atap,” jelasnya.

Selain memberikan fasilitas layak, dinas yang telah menangani 118 pelayanan perizinan ini juga menciptakan beberapa inovasi untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan kepengurusan izin. Seperti yang sudah dijalankan, yakni Sicantik (Sistem Informasi Cerdas untuk Pelayanan Publik) dan Solusi Orang Sibuk (SOS) yang mana setiap hari Senin DPMPT membuka pelayanan hingga pukul 22.00 Wita.

“Untuk tahun 2018 ini, kami membuat inovasi Si Jempol (Sistem Jemput Bola Langsung) yang mana kami akan menghampiri langsung ke sektor perniagaan yang SIUPnya mati atau perumahan yang IMBnya belum diperbarui. Kemudian kami juga membuat Sistem Antrean Pendaftaran Online dimana orang bisa melakukan pendaftaran melalui website. Jadi begitu ingin mendaftar, masyarakat bisa memilih waktu sendiri kapan mereka bisa dilayani,” paparnya.

Selain itu, lanjut Elvin, instansi ini juga membuat Anjungan Perizinan Mandiri (APM). Dengan APM ini masyarakat bisa datang membawa flashdisk, kemudian dimasukkan komputer yang sudah disediakan. “Mereka bisa langsung memasukkan data-datanya berupa soft file,” jelasnya.

Elvin yakin, setelah menempati gedung baru sejak September 2017 lalu, optimistis bisa mencapai target retribusi sebesar Rp20 miliar, serta bisa membukukan investasi di Balikpapan sebesar Rp5,2 triliun di tahun ini.

“Tahun 2016 lalu kami bisa membukukan investasi sebesar Rp5,6 triliun dari target awal sebesar Rp5 triliun. Tahun ini ekonomi masih agak susah, kami targetkan investasi di Balikpapan bisa mencapai Rp 5,2 triliun. Investasi terbesar di antaranya properti, hotel, perdagangan, dan jasa,” imbuh Elvin.

Dirinya berharap, dengan adanya gedung baru ini pelayanan perizinan menjadi jauh lebih mudah dan nyaman, serta dapat memacu jajarannya untuk bekerja semakin baik demi pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat. “Semoga tahun ini kami bisa mewujudkan mall pelayanan dengan banyak menggandeng stakeholder lainnya yang berkaitan,” harap Elvin.

Menurut Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, dinas perizinan ini menjadi bagian penting dan krusial juga dalam hal penanaman modal atau investasi dari pemerintah saat ini. Karena itu, Presiden Jokowi meminta kepada semua daerah agar model perizinan terpadu ini terus dikembangkan sehingga betul-betul dirasakan penting dan cepat oleh masyarakat.

“Saya harap pak Elvin bisa menjaga kantor perizinan ini terutama dari pungli dan penyimpangan lainnya yang terjadi dalam pelayanan publik. Dan semoga DPMPT Balikpapan bisa mewujudkan mall pelayanan seperti di Surabaya,” harap Rizal.

Diketahui, gedung baru yang menghabiskan dana Rp36 miliar ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dan Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud beserta jajarannya.

Acara ini juga dihadiri oleh 18 perusahaan yang melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemerintah Kota Balikpapan tentang Pelaksanaan Program CSR 2018, serta Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Balikpapan Glenn Nirwan beserta jajarannya, dan Ifan Seventeen yang baru saja diberi penghargaan sebagai salah satu Duta Balikpapan. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title