background img

DIKRITIK, DPRD JALAN-JALAN KE BATAM

8 months ago written by
20 APRIL 2017 - 2 DPRD

Balikpapan – Kunjungan Kerja (Kunker) anggota DPRD Kota Balikpapan ke Kota Batam, Kepulauan Riau, lagi-lagi menuai kritik dari LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) Stabil (Sentra Program Pemberdayaan Dan Kemitraan Lingkungan).

Pasalnya, ini kali kedua para wakil rakyat ini melakukan kunjungan ke Batam. Sementara hasil kunker sebelumnya dinilai belum terlihat hasilnya. “Tahun 2016 mereka pernah study banding ke Batam. Tapi apa hasilnya, sampai sekarang ini belum terlihat,” ujar Program Officer Stabil Heri Soenaryo kepada KPFM, Rabu (19/4).

Menurutnya, di tengah situasi dan kondisi Pemkot yang sedang defisit saat ini, seyogyanya DPRD Balikpapan cerdas dalam pengelolaan anggaran, termasuk berhemat. Selain itu, Heri juga menyoroti kebiasaan DPRD Balikpapan yang melakukan kunker secara rombongan. Padahal situasi keuangan Pemkot sedang defisit.

Seharusnya, lanjut Heri, untuk melakukan study banding, maka cukup dilakukan oleh dua orang anggota DPRD Balikpapan didampingi dua staf ahli. “Pertanyaan saya sederhana, mau ngapain jalan-jalan Batam, kenapa harus berombongan. Ini perlu menjadi tanda tanya besar,” katanya.

Selain dinilai belum terlihat hasilnya, kunker yang digelar oleh DPRD Balikpapan juga ditengarai hanyalah sebagai ajang jalan-jalan (holiday). “Ya bisa kita duga mereka sambil liburan. Bisa saja seperti itu. Karena dari Batam bisa langsung ke Singapura. Kenapa saya menduga demikian, ya kembali lagi, apa iya harus rombongan kesana. Mengingat, ini kunjungan yang kedua kalinya,” tuding Heri.

Seperti diketahui, puluhan anggota DPRD Balikpapan kembali melakukan kunker ke Batam, Kepulauan Riau, Selasa (18/4). Kunker tersebut berlangsung selama 3 hari sejak hari keberangkatan. Ini merupakan kunker yang kedua kalinya di kota yang sama, setelah pada tahun 2016 lalu. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title