background img

DICURIGAI PROSTITUSI ONLINE

2 months ago written by
PicsArt_07-15-02.38.43

Balikpapan – Pihak Kecamatan Balikpapan Barat bersama Satpol PP Kota Balikpapan serta TNI dan Polri tak hanya menemukan warga pendatang pelanggar administrasi kependudukan saat razia yustisi, Jumat (14/7), namun juga menemukan dua perempuan berinisial Nur (16) dan Lil (25) bersama seorang lelaki Yus (45) berada dalam satu kamar kos-kosan di jalan Letjen Suprapto, RT 27, Kelurahan Baru Tengah.

Tak hanya itu, di rumah kos yang sama namun kamar berbeda, juga ditemukan sepasang kekasih berinisial Sul (24) dan IP (18) sedang asik bercerita. Mereka kemudian langsung digiring ke kantor Kecamatan Balikpapan Barat untuk dimintai keterangan.

Menurut keterangan Sul yang merupakan penghuni salah satu kamar kos tersebut, pacarnya itu hanya berniat untuk mengantarkan makan malam untuknya. “Dia hanya antarkan makan malam. Rumahnya tak jauh dari sini, di belakang Polsek Balikpapan Barat,” katanya.

Sementara menurut pengakuan Lil, kamar tempatnya bersama Nur dan Yus itu milik temannya. “Itu kamar teman saya. Memang kami sering kesini. Tadi saya hanya berdua bersama Nur, kemudian datang Yus. Dan teman saya enggak tahu kemana. Saya kenal sama Sul dan IP juga” ujarnya.

Melihat gelagat dan singkronisasi keterangan mereka yang seluruhnya berdomisili di Balikpapan itu, ada kecurigaan mereka terlibat jasa prostitusi online. Oleh karena itu, setelah dimintai keterangan di kantor kecamatan tersebut, mereka kemudian digiring ke Mapolsek Balikpapan Barat untuk diperiksa lebih lanjut.

“Kami bawa ke Polsek untuk diintrogasi lagi. Khawatir ini praktik perdagangan wanita. Karena mereka itu kan bukan pasangan suami istri, tapi berada dalam satu kamar. Dugaan kan boleh-boleh saja, tapi harus diselidiki lebih lanjut,” jelas Kanit Binmas Polsek Balikpapan Barat AKP Wiyono.

Razia yustisi kependudukan yan digelar pihak Kecamatan Balikpapan Barat dibantu Satpol PP Kota Balikpapan serta TNI dan pihak Kepolisian itu berfungsi untuk mengantisipasi akan adanya tindakan-tindakan kejahatan atau penyakit masyarakat lainnya. (ARIYANSYAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title