background img

CUACA BURUK, NELAYAN LIBUR MELAUT

4 hari ago written by
CUACA BURUK, NELAYAN LIBUR MELAUT (3)

KPFM BALIKPAPAN – Cuaca buruk menyebabkan gelombang besar yang belakangan ini terjadi di wilayah Kota Balikpapan, berdampak pada aktivitas nelayan di Manggar, Balikpapan Timur (Baltim). Puluhan warga yang menggantungkan hidupnya dengan hasil tangkapan ikan tersebut terpaksa libur melaut.

Nelayan yang mayoritas memiliki kapal kecil di bawah 40 GT (Gross Tonnage) mengaku terancam jika terkena ombak besar. Mereka tak bisa pergi jauh dari daratan saat mencari ikan.

Salah seorang nelayan, Mansur (48) yang ditemui KPFM, Rabu (12/6) siang mengatakan jika sudah hampir dua minggu tak melaut. Gelombang tinggi dan angin kencang membuat ia takut turun ke laut.

“Cuaca lagi buruk, saya dan teman-teman tidak ada yang berani sementara ini. Kapal besar saja banyak yang bersandar dulu, apalagi kapal kecil,” kata Mansur.

Sementara untuk mengisi waktu libur dirinya hanya bisa merapikan jaring yang biasa dia gunakan selama melaut. Di samping itu dia juga membersihkan seluruh badan kapal miliknya. “Begini saja kerjaannya, sama membersihkan kapal. Kalau untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saya ikut bantu-bantu orang saja,” tuturnya.

Kondisi ini juga tampaknya berimbas pada penjualan ikan segar.  Seperti yang terjadi di pasar tradisional Klandasan, Balikpapan Kota (Balkot). Di mana hanya beberapa lapak penjual ikan yang buka. Selebihnya memilih tidak berjualan.

Dari pantauan KPFM hanya terlihat lima hingga tujuh lapak yang masih menjual ikan laut, itu pun hanya beberapa jenis ikan. Sebagian hanya penjual ikan air tawar.

Salah seorang penjual ikan, Afrizal mengaku sejak sehari usai Lebaran pasokan ikan memang sudah mulai sedikit. Bahkan jenisnya hanya beberapa. Ini disebabkan oleh cuaca buruk yang membuat nelayan enggan melaut.

“Setelah Lebaran memang pasokan sudah mulai berkurang. Yang kami jual ini cuma ikan kakap, terekulu sama tongkol dan udang. Katanya nelayan di Manggar enggak ada yang melaut,” ujar Afrizal.

Untuk diketahui, para penjual ikan laut di pasar Klandasan  memang sebagian besar dipasok dari nelayan Manggar, Balikpapan Timur. Sisanya didatangkan dari nelayan Samarinda dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in D:\_htdoc\kapefm.com\wp-includes\class-wp-comment-query.php on line 405

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *