background img

CEGAH KANKER SERVIKS, 3 RIBU PEREMPUAN TES IVA

2 months ago written by
17 MEI 2017 - ARITA EFFENDI

Balikpapan – Sedikitnya tiga ribu perempuan di Balikpapan akan menjalani tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat), untuk mencegah kanker serviks. Kegiatan memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-45 itu akan berlangsung di Aula Kantor Walikota Balikpapan, Kamis (18/5).

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan Arita Rizal Effendi saat diwawancarai KPFM di Sekretariat PKK jalan Praja Bakti Sepinggan mengatakan, pada acara HKG nanti PKK akan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan BPJS Kesehatan Kota Balikpapan terkait penanganan dan pencegahan kanker leher rahim. Target minimal 3 ribu perempuan se-Balikpapan.

“Program ini termasuk dalam Program Kerja (Pokja) PKK nomor 4 tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat. Sebenarnya sudah kami laksanakan dengan Yayasan Kanker Indonesia memeriksa 300 perempuan. Dari 300 orang itu, 18 kami rujuk dan ada empat orang yang terbukti positif,” ujarnya baru-baru ini.

Setelah penandatanganan MoU tersebut, lanjut Arita, berharap masyarakat tidak lagi punya alasan untuk tidak melakukan tes IVA karena semua biaya pemeriksaan sampai tuntas akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. “Jika penyakit tersebut dideteksi lebih awal kemungkinan sembuh itu ada, dari pada sudah sampai stadium empat atau tiga. Mencegah kan lebih baik dan lebih murah daripada mengobati,” tambahnya.

Selain dengan BPJS Kesehatan, PKK juga melakukan penandatanganan MoU dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Balikpapan terkait program pembimbingan bagi anak yang memerlukan perhatian khusus pada program Pesantren Ramadhan yang termasuk dalam Pokja PKK nomor satu.

Tujuan dilaksanakan program tersebut untuk membantu tumbuh kembang anak dengan layak. Sehingga nantinya dapat mengajarkan kepada anak-anak lain yang ada di sekitarnya. “Program ini mirip dengan program anak asuh. Jadi setiap kelurahan akan diambil dua anak sesuai dengan kriteria, yaitu laki-laki usia kelas 1 SMP hingga 3 SMP yang sudah tidak bersekolah atau memerlukan perhatian khusus. Pembimbingan anak-anak itu tidak hanya saat Pesantren Ramadhan yang akan dilaksanakan dua hari, tetapi juga setiap bulannya akan dibimbing Baznas hingga akhir tahun 2017,” jelas Arita.

Diketahui, tema kegiatan ini adalah Dengan HKG PKK tahun 2017, Kita Lakukan Akselarasi Program- program PKK untuk Mewujudkan Visi dan Misi Gerakan PKK. Tidak hanya dua program yang dilakukan, tetapi juga ada program lain, seperti pembagian 5.500 bibit cabai untuk ditanam di setiap kecamatan dan kelurahan, Gerakan Masyarakat Sehat, salah satunya dengan makan buah serta sayur secara massal saat hari H. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title