background img

BMKG TAMBAH ALAT PANTAU HUJAN

6 months ago written by
17 FEB 2017 - 4 bmkg

Balikpapan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balikpapan yang menjangkau wilayah kerja Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimra), akan menambah tiga jaringan untuk pengamatan cuaca. Alat ini dapat difungsikan memantau curah hujan untuk daerah-daerah centra pangan. “Tahun ini ada penambahan jaringan untuk pengamatan curah hujan, namanya Automatic Rain Gate (ARG). Ada tiga yang akan kami pasang di daerah central pangan pertanian,” kata Kepala BMKG Balikpapan Imam Mashudi kepada KPFM, baru-baru ini.

Diharapkan, dengan pemasangan alat ini dapat membantu centra pertanian di Kaltim yang selama ini banyak mengandalkan tadah hujan. Namun Imam belum bisa menjelaskan titik pemasangan ARG ini. “Penempatan representatifnya masih dikaji. Masih dikordinasikan dengan peralatan lain agar datanya tidak tumpang tindih,” jelasnya.

Selain itu, BMKG juga memasang sistem informasi curah hujan bagi bandara-bandara perintis yang ada di pedalaman. “Namanya meteorologi observasi, semacam informasi unsur-unsur cuaca untuk kepentingan penerbangan. Bandara di Melak, dan Long Apung segera kami pasang. Kalau di Balikpapan sudah lengkap dan peralatannya lebih canggih,” tuturnya.

BMKG Balikpapan sebagai kantor utama wilayah Kaltimra juga memiliki kantor kordinator untuk pos pengamatan curah hujan. Lokasi tepatnya ada di Samarinda. Dia menyebutkan, saat ini BMKG memiliki lebih dari 70 lokasi pos pengamatan hujan. “Kordinator pos pengamatan hujan ada di Samarinda. Untuk data detail Kaltim dan Kaltara ada disana,” katanya.

Pos pengamatan hujan ini berfungsi untuk meningkatkan keakuratan prakiraan cuaca. “Di Balikpapan tersebar di beberapa titik, seperti di Lamaru, di BPBK, dan di Manggar,” tandasnya. Pos pengamatan hujan ini memiliki alat pengukuran otomatis maupun manual, juga dapat membantu bidang pertanian khususnya penyuluh pertanian. Seluruh alat-alat tersebut merupakan bantuan dari BMKG Pusat.

Dikatakannya, BMKG Balikpapan di Sepinggan sudah memiliki peralatan canggih dalam membuat analisa dan prakiraan cuaca. “Kita sudah punya radar cuaca, dan satelit cuaca. Alat ini untuk mendukung pembuatan prakiraan cuaca atau kepentingan informasi cuaca. Ada juga komputer untuk pengolahan data. Semua sudah lengkap.  Untuk informasi penerbangan juga sudah rutin setiap hari,” pungkasnya. (FREDY/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title