background img

BANYAK PELANGGAR PERDA MANGKIR SIDANG TIPIRING

2 months ago written by
PicsArt_08-10-08.47.39

Balikpapan – Satpol PP Kota Balikpapan kembali menggelar Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring), Kamis (10/8). Sidang tersebut diikuti puluhan warga yang terjaring razia rutin, dan dianggap melanggar Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.

Namun demikian, berdasarkan pantauan KPFM, banyak di antara mereka yang terjaring itu mangkir, alias tak mengikuti sidang tersebut. Dari jumlah warga yang terjaring sebanyak 173 orang dibuktikan dengan kartu identitas pelanggar, kurang dari separuh di antaranya yang mengikuti sidang penetapan sanksi terhadap pelanggar Perda itu.

Kabid Penegakkan Satpol PP Kota Balikpapan Pranti Firdausi saat ditemui KPFM usai sidang tersebut mengatakan, penetapan sanksi kepada warga yang terjaring razia rutin itu berbeda-beda, tergantung jenis dan tingkat kesalahan.

Secara umum Pranti menjelaskan, warga yang berhasil terjaring razia itu melanggar aturan Perda Kota Balikpapan Nomor 31 Tahun 2000 tentang Ketertiban Umum dan Perda Kota Balikpapan Nomor 5 Tahun 2015 tentang Administrasi Kependudukan.

“Dari jumlah yang datang sebanyak 64 orang, sembilan orang melanggar Perda Ketertiban Umum, 51 orang melanggar Perda Administrasi Kependudukan. Dan mereka diwajibkan membayar denda. Ada empat orang yang melanggar Perda Administrasi Kependudukan, tapi setelah disidang, KTPnya tidak diambil karena tak punya uang,” jelas Pranti.

Bagi mereka yang tak datang, lanjut Pranti, harus mengambil kartu identitas alias KTPnya ke kantor Kejaksaan Negeri Balikpapan. “Itu istilahnya Verstek. Mereka verstek dan nanti mereka ambil ke kejaksaan,” ujarnya. Sidang Tipiring kali ini berhasil mengumpulkan denda sebanyak Rp6,3 juta yang terdiri dari denda pelanggar ketertiban umum Rp1,1 juta dan denda pelanggar Rp5,2 juta.

Selama tahun 2017, Satpol PP Kota Balikpapan sudah 7 kali mengadakan Sidang Tipiring. Dan selama 7 kali melakukan sidang, denda yang berhasil dikumpulkan berjumlah sekitar Rp20 jutaan. Hasil tersebut masuk ke kas negara. (ARIYANSYAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title