background img

AUDISI PERTAMA, PESERTA BINTANG RADIO GROGI

7 days ago written by
PicsArt_10-10-06.37.41

Balikpapan – Hari pertama audisi Bintang Radio 2017 garapan KPFM 95.4 Mhz berlangsung di studio jalan Sudirman 86 Markoni, Balikpapan, Senin (9/10). Tiga kontestan mendapat kesempatan cuap-cuap depan mic dan disiarkan secara live. Ketiganya adalah Fitri Widiastanti, Vischa Aurora Denanti, dan Aisyah Az Zahra.

Tak bedanya dengan ajang kompetisi seni lainnya, ketiga peserta yang sudah siap tampil ini terkesan grogi. Fitri Widiastanti (30 tahun) mengaku sangat nervous karena ini pengalaman pertamanya berbicara secara on air di radio seperti penyiar.

Sebagai peserta nomor urut satu pasti deg-degan. Apalagi ini pertama kalinya buat saya. Selain itu, saya juga belum mendengarkan peserta lain, tapi dicoba pede aja. Meskipun saya biasa berbicara di depan orang banyak saat presentasi, tapi ngomong di depan mic radio tetap beda,” ujarnya.

Bagi Fitri, tema Sumpah Pemuda yang menjadi materi utama siaran sedikit menjadi tantangan. Setidaknya harus bisa menyadarkan pemuda bahwa di zaman sekarang ini pemuda tidak perlu berjuang melawan penjajah dengan bambu runcing, tapi cukup memerangi narkoba dan kriminalitas sebagai wujud generasi bangsa yang baik.

Tidak jauh berbeda dengan peserta kedua Vischa Aurora Denanti yang ditandemkan dengan Aisyah Az Zahra. Siswi kelas XI SMAN 1 Balikpapan itu juga mengaku gemetaran meski audisi telah berhasil mereka lalui. Yang menjadi kendala, mereka harus membuat script siaran berdua. Padahal tema baru diberikan satu hari sebelumnya.

“Kami baru mengerjakan script saat jam istirahat sekolah. Itu pun kami tidak mempunyai waktu yang cukup lama. Tapi syukur deh akhirnya kami bisa melewati audisinya, meski banyak salah,” ujar Vischa.

Bagi Aisyah, audisi ini menjadi pengalaman barunya. Menjadi penyiar pun merupakan salah satu keinginannya.

Terkait tema Sumpah Pemuda sebagai pilihan materi utama, Vischa dan Aisyah mengaku tidak mengalami kendala berarti, karena temanya masih seputaran dunia mereka.

“Intinya sih generasi muda harus bisa mengharumkan nama bangsa. Dimanapun berada, tidak boleh lupa dengan Indonesia. Selain itu, pemuda seperti kita sebaiknya tidak melakukan hal tak berfaedah, seperti tawuran, narkoba, dan lainnya,” jelas Vischa dan diamini Aisyah.

Sebagaimana diketahui, Bintang Radio 2017 ini dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. Ajang pencarian bakat di bidang broadcaster tersebut mencatat 30 peserta berusia antara 16 hingga 35 tahun.

“Akan kami pilih sepuluh finalis, kemudian menetapkan tiga juara. Pemenangnya akan mendapatkan piagam penghargaan dan hadiah dana pembinaan. Mereka juga sangat memungkinkan menjadi penyiar KPFM, namun hal ini memerlukan penyesuaian program dan kesepakatan waktunya,” ujar panitia penyelenggara Bima Mahardika.

Sesuai jadwal, lanjut Bima, kontestan yang tampil di hari kedua audisi (10/10) adalah Edi Suyono dan Brenda Joelsy Awuy. Sedangkan pada hari ketiga (11/10), yang tampil Ghana Renaldi Damara, dan Fransiska Maritan Butar-butar. Babak final 28 Oktober bakal menghadirkan sepuluh finalis. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News · Talkshow · Uncategorized

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title