background img

ANDRIE WONGSO: PERCAYA DIRI ITU BISA DIBANGUN

2 minggu ago written by
ANDRIE WONGSO PERCAYA DIRI ITU BISA DIBANGUN (3)

KPFM BALIKPAPAN – Rasa tidak percaya diri itu ada dua. Tidak percaya diri yang normal, dan tidak percaya diri yang tidak normal. Ini dipaparkan motivator Andrie Wongso pada segmen Extraordinary Monday radio KPFM 95.4 Mhz Balikpapan, yang dipandu announcer Sherly Kezia.

Dikatakan Andrie, yang dimaksud tidak percaya diri yang normal itu, misalnya tidak bisa berbahasa Inggris, jadi tidak percaya diri. “Sementara tidak percaya diri yang tidak normal itu, bila kita punya kelebihan tapi tidak percaya diri,” ujarnya.

Jadi, lanjutnya, di dunia ini banyak sekali orang yang tidak percaya diri karena pemikiran yang salah. Contoh, merasa orang miskin, merasa tidak pernah menimba ilmu di bangku kuliah, dan orang desa, sehingga tidak yakin bisa sukses. “Padahal kehidupan ini menjanjikan. Siapa saja bisa meraih keberhasilan atau mengalami kemajuan dengan modal utama percaya diri,” ujar Andrie.

Ia mencontohkan, banyak sekali pengusaha online yang awalnya hanya orang biasa. Ketika karakter seseorang yang dilandasi percaya diri muncul, maka akan membuka jalan baru. Jadi, sebaiknya menyadari bahwa percaya diri itu bisa dibangun. Yang terbaik adalah mempunyai kekuatan itu.

“Contoh saya sendiri. Sekolah Dasar saja tidak tamat. Tapi saya percaya diri bisa memberikan motivasi di depan teman-teman rektor UI, UGM, Undip, IPB, ITB, Trisakti, Binus, dan UPH. Karena saya mengalami proses pertumbuhan dari nol. Saya menikmati prosesnya sampai sekarang,” ujarnya.

Andrie mengingatkan akan kesadaran untuk membangun kelebihan-kelebihan. Maka muncul konsep Success is My Right (Sukses Adalah Hak Saya). Contoh, atlet muda yang ingin menjadi juara dunia, dia harus punya keyakinan. Semua tinggal dipelajari faktornya. Kalau faktor ditemukan, percaya diri dimunculkan, mau belajar, tentu hasilnya akan berbeda. “Menyadari kelemahan untuk ditutupi, lalu munculkan percaya diri. Yang punya kelebihan dipoles untuk tampil percaya diri. Bila sama sekali nol, tidak masalah. Kita semua punya hak untuk berhasil, belajar dan berjuang,” ujar Sang Pembelajar ini.

Menurutnya, siapa pun dan apa pun kondisi kita, harus memoles apa yang menjadi kelebihan yang ada. Yang belum punya percaya diri harus dipoles lebih baik lagi. “Bangun rasa percaya diri itu melewati kenyataan, bukan hanya lewat ucapan,” imbuhnya.

Untuk kaum milenials Andrie berpesan, harus punya passion kuat yang dilandasi percaya diri. Harus disadari dan dibangun bahwa setiap apa yang kita dapat itu sifatnya sementara. Kemudian skill. Percaya diri tanpa skill itu namanya omong kosong. Bila untuk usaha, dibutuhkan product yang bagus. Yang baru, unik, nomor satu, dan spesial. “Karena kalau tidak, kita tidak akan punya senjata untuk bisa menjual lebih mudah,” pungkasnya.(SHERLY/KPFM)

Article Categories:
News · Talkshow

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *