background img

97 UNIT RUMAH BSPS UNTUK BALIKPAPAN

3 bulan ago written by
logom kp PNG

BALIKPAPAN KPFM – Masih banyaknya rumah belum layak huni di Indonesia membuat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menjalankan program tahunan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Kabupaten dan Kota.

Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Balikpapan Ketut Astana Balikpapan, tahun 2018 ini Balikpapan akan mendapat 97 unit rumah dari program tersebut. “Tahun ini alokasi rumah untuk Balikpapan lebih banyak dibanding tahun lalu, yang hanya mendapat jatah 55 rumah. Pengalokasian 97 rumah tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK),” ujarnya, Kamis (8/3).

Astana melanjutkan, dalam program BSPS ini penerima bantuan diberikan berupa material yang nilainya Rp15 juta untuk satu rumah. Sesuai namanya swadaya, Pemerintah Kota hanya membantu dalam bentuk material. Untuk tukangnya dari penerima bantuan, bukan dari pemerintah.

Sementara, berdasarkan Peraturan Menteri Perumahan Rakyat Nomor 6 tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan BSPS, rumah BSPS ini diperuntukkan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam rangka meningkatkan kualitas rumah, pengembangan baru yang memenuhi syarat kesehatan, keselamatan dan kenyamanan bagi penghuninya.

“Syarat penerima bantuan adalah masyarakat berpenghasilan rendah yang memiliki rumah dengan kondisi tidak layak huni, dan beberapa persyaratan lainnya. Selanjutnya tim survei atau Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) yang akan mendata dan memverifikasi calon penerima bantuan,” jelas Astana. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Title