background img

6 RIBU WARGA TERANCAM TAK BISA COBLOS

2 bulan ago written by
6 RIBU WARGA TERANCAM TAK BISA COBLOS (3)

KPFM BALIKPAPAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Balikpapan membuka pelayanan perekaman KTP elektronik, e-KTP, di hari libur. Yakni Sabtu dan Minggu. Ini disampaikan Plt Kepala Disdukcapil Hasbullah Helmi saat ditemui KPFM di kantornya, jalan MT Haryono, Kamis (11/4).

Ini dalam rangka Pemilu 2019. Untuk melindungi hak pilih masyarakat pada pesta demokrasi tersebut. Bahkan, Disdukcapil tetap membuka pelayanan pada saat hari pencoblosan, 17 April nanti.

“Sesungguhnya kita sudah buka dari tanggal 6 April. Jadi Sabtu dan Minggu kita buka. Buka dari pukul 09.00 Wita sampai pukul 12.00 Wita. Kita buka untuk warga yang belum melakukan perekaman. Tanggal 17 April juga kita buka” katanya.

Diharapkan, warga yang telah cukup umur untuk melakukan pencoblosan namun belum terekam datanya, untuk segera melakukan perekaman. Bagi warga yang telah melakukan perekaman e-KTP, akan diberikan surat keterangan (suket) agar bisa mengikuti pemilihan.

“Karena sesuai keputusan MK, bahwa yang bisa nyoblos adalah yang sudah merekam. Karena dia punya suket. Suket kita berikan setelah melakukan perekaman,” imbuhnya.

Dikatakan Helmi, sebanyak enam ribuan warga Balikpapan yang telah cukup umur untuk mengikuti pencoblosan belum melakukan perekaman e-KTP. Sehingga terancam tak dapat menggunakan hak pilihnya.

“Mereka itu yang sudah berumur di atas 17 tahun. Ada 6.200an orang,” ungkapnya.

Sejauh ini, tak ada perubahan terhadap antusias masyarakat untuk melakukan perekaman. “Seperti biasa. Normal seperti biasa. Kalau yang hari Sabtu dan Minggu, belum sampai 50an orang. Sementara hari kerja, seperti biasanya, rata-rata 20an orang,” kata Helmi.

Sementara pada tanggal 17 April nanti, lanjutnya, Disdukcapil membuka pelayanan perekaman. Mulai buka pukul 08.00 Wita sampai 16.00 Wita. “Selain perekaman, kita juga buka untuk standby apabila KPU mau melakukan verifikasi data. Misalnya mau mengecek kebenaran KTP warga saat mau mencoblos,” pungkasnya.(ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in D:\_htdoc\kapefm.com\wp-includes\class-wp-comment-query.php on line 405

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *