background img

289 DESA DI KALTIM BELUM TERALIRI LISTRIK

4 hari ago written by
289 DESA DI KALTIM BELUM TERALIRI LISTRIK (3)

KPFM BALIKPAPAN – Listrik di Kalimantan Timur (Kaltim) masih menjadi hal mewah di beberapa desa. Pasalnya, hingga saat ini belum menikmati listrik dari PLN. Berdasarkan data, jumlahnya sekitar 289 desa. Terbanyak berada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

“Ada ratusan desa yang belum teraliri listrik hingga saat ini. Jumlah tersebut di bawah rata-rata indeks pelayanan masyarakat. Di bawah Pulau Jawa yang bukan daerah penghasil migas,” kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kaltim, Wahyu Widhi Heranata usai menghadiri Forum Diskusi Hulu Migas di Hotel Jatra Balikpapan, Kamis (11/7).

Menurutnya, Kabupaten Kutai Kartanegara menduduki urutan pertama daerah dengan desa yang paling banyak belum teraliri listrik. Kondisi ini sangat kronis. Sebab, Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan salah satu kabupaten terkaya di Indonesia dengan pendapatan dari sektor migas dan perkebunan.

“Kondisi ini memprihatinkan. Artinya sangat kontras dengan nasib masyarakat yang masih belum menikmati aliran listrik. Padahal tinggal di wilayah yang merupakan penghasil migas terbesar,” ujarnya.

Ia melanjutkan, faktor yang menyebabkan masih banyaknya daerah di wilayah Kaltim yang belum mendapatkan aliran listrik di antaranya karena kondisi infrastruktur energi yang sulit sehingga listrik belum bisa dialirkan secara menyeluruh.

“Aksesibilitas¬† yang sulit menjadi kendala untuk mengembangkan infrastruktur energi di wilayah tersebut atau wilayah pendalaman,” ungkapnya.

Kondisi ini, lanjut pria berkumis itu, secara resmi telah disampaiakan ke Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia. Dengan harapan agar segera ditindaklanjuti.

“Kami sudah sampaikan ke Dirjen Kelistrikan terkait kondisi ini, supaya ada upaya untuk pemenuhan kelistrikan. Dengan demikian mampu menaikkan kondisi perekonomian masyarakat,” ucapnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in D:\_htdoc\kapefm.com\wp-includes\class-wp-comment-query.php on line 405

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *